Header Ads

Sub-Direktorat Polda Metro Jaya Mengungkap Pemalsuan Surat Tanah di Bekasi

PutraPosNews.com - Bekasi. Karena terbukti memalsukan dokumen, Kepala Desa Segara Makmur, hingga Camat Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka ditangkap jajaran Sub-Direktorat Harta dan Benda Ditkrimum Polda Metro Jaya karena terbukti melakukan persekongkolan untuk menerbitkan akta tanah palsu.

"Kasus pemalsuan dokumen, kelengkapan dokumen kepemilikan tanah, hingga akta jual beli, yang dilakukan oleh Kades, Camat Tarumajaya beserta perangkatnya.," ujar Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary.

Para pejabat Kecamatan dan Desa itu bersekongkol dengan sejumlah orang yang berperan sebagai pembeli sehingga seolah-olah terjadi transaksi jual beli tanah.

Tidak hanya surat tanah, para tersangka yang berperan sebagai pembeli juga memiliki girik. Dimana Girik merupakan bukti kepemilikan tanah yang disertai keterangan bahwa tanah tersebut tidak dalam kondisi sengketa dan surat kematian palsu sehingga warkah dinyatakan lengkap.

"Surat keterangan tidak sengketa, yang dibuat ditandatangani lengkap oleh Kepala Dusun hingga Camat, maka seolah-olah terjadi jual-beli.," ungkap Ade.

Tak hanya itu, menurut Ade, dokumen-dokumen palsu tersebut tercatat secara resmi di kantor kecamatan.

Karena merasa dirugikan, pemilik tanah yang asli melaporkan kasus itu ke polisi. Saat melapor, pemilik asli menunjukkan sertifikat asli yang menerangkan penguasaan atas tanah seluas 7.700 meter persegi dengan nilai saat ini Rp 23 miliar.

"Setelah diselidiki ternyata semua dokumen ini palsu. Mereka ternyata sudah membuat 163 akta jual-beli. Artinya masih ada 163 akta jual-beli lainnya yang masih kami kejar," tutupnya.

Subakti/Red

No comments

Powered by Blogger.