Header Ads

HARI KEDUA BERDEMO. RIBUAN GURU HONORER LAKUKAN AKSI GANTUNG BAJU SERAGAM DINAS

Cikarang pusat - putrapos news. Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan honorer di kabupaten bekasi yang tergabung dalam frond pembela honorer indonesia (FPHI) memasuki hari kedua, selasa 25/09/2018.

Dalam unjuk rasa kali ini, sejumlah honorer melakukan aksi gantung baju seragam dinas harian di gerbang pemkab bekasi.

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap minimnya kepedulian pemerintah terhadap honorer.

Saat tim tabloid putra pos mewawancarai sala satu pengunjuk rasa, katanya aksi tersebut ingin meninggalkan anak didik kami di sekolah, dan seharusnya pemerintah peduli mengenai persoalan ini, tapi mana pedulinya.

Bupati bekasi Neneng hasana yasin, sempat menemui para honorer yang bermalam di gerbang pemkab bekasi untuk mengawal asfirasi mereka pada dini hari tadi.

Bupati datang dan hanya memberikan nasi uduk, kemudian pergi, intinya bupati bilang tidak mau menanda tangani (SK) honorer sekabupaten bekasi, padahal honorer serius soal tuntutan ini.

Diketahui ada empat tuntutan yang di sampaikan para guru honorer sekabupaten bekasi, diantaranya, SK kan seluruh honorer se kabupaten bekasi dengan SK bupati, sejahterakan honorer sekabupaten bekasi minimal (UMK) yang di anggarkan di APBD 2019, berikan jaminan kesehatan untuk seluruh honorer se kabupaten bekasi, dan terakhir bebaskan seluruh honorer sekabupaten bekasi dalam nota bene BKD.

Dalam aksi tersebut mudah - mudahan di penuhin oleh pemerintah kabupaten bekasi.

(MARZUKI NGL/Red)

No comments

Powered by Blogger.