Header Ads

Sosialisasi Pencegahan Kawasan Kumuh, Undang Motivator Bambang Irianto 3G

Lumajang - PutraPos news. Bert di Hotel Amanda Jl Panglima Sudirman No. 46 Lumajang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang, Gelar Sosialisasi Pencegahan kawasan kumuh, Kamis (18/10/2018),Sebagai narasumber, dari DPKP Aries Pidekso ST. MT, dari DPMD Akhmad Sayafiudin Hanum S.IP serta Ir. Retno Wulan Andari MSi ( BAPEDA) dan Best Practice Penanganan Kumuh Bambang Irianto Glintung Go Green.

Menurut Aries Pidekso Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang mengatakan bahwa Kegiatan Penanganan kumuh di Kecamatan Kota sudah ditangani sejak beberapa tahun ini. Hasilnya dengan pendanaan dari APBN dan Intervensi APBD maka pada tahun 2018 dapat ditargetkan selesai. Namun dari hasil survey lanjutan oleh BAPPEDA, masih ada kekumuhan.

Ketua RW 23 Glintung Go Green sengaja didatangkan sebagai narasumber untuk memberi motivasi warga Lumajang terkait konsep pencegahan kawasan kumuh melalui program KOTAKU ,Dengan mendatangkan Inisiator Kampung Glintung Go Green Bambang Irianto penerima kalpataru Kategori Pembina Lingkungan untuk menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi pencegahan kawasan kumuh ini.

"Harapannya warga bisa termotivasi untuk melakukan perubahan dan percepatan menjadi kampungnya tidak kumuh,”pungkas Aries.Sebelum manjadi Narasumber Gerakan program KOTAKU, Bambang Irianto Inisiator Kampung 3G ini melakukan Kunjungan langsung ke 5 wilayah yakni citrodiwangsan, Rogotrunan,Pulosari Citrodiwangsan, Ditotrunan,dan Desa Kebonagung Lumajang.

Dari lima lokasi yang di kunjungi ada salah satu RW 5 Ditotrunan mendapat pujian dari Bambang Irianto . Ternyata ketua Rw 5 Joni Hidayat SE dua kali belajar di Glintung dan ilmu itu diterapkan.Bambang Ir menegaskan Kabupaten Lumajang merupakan kabupaten dengan segudang potensi, baik ekonomi, budaya, pariwisata, juga sumber daya alam.

Tetapi di sisi lain, Lumajang dengan banyaknya potensi itu masih tertinggal dari sejumlah daerah lain di Jatim.”Untuk lepas dari kota kumuh, masyarakat harus mulai bergerak mau merubah, mulai dari diri sendiri. Gali potensi diwilayah masing masing melalui gerakan gotong royong membangun kampung secara mandiri tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah maupun pihak lain,”tegas Bambang Irianto.

(Eko Santoso/Red)

No comments

Powered by Blogger.