Header Ads

Pemkot Tanjungpinang Bersama Pengusaha Rimba Jaya Adakan Pertemuan Guna Kelangsungan Pedagang di Kawasan Wisata Kuliner

PutraPosNews - Tanjungpinang. Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama pengusaha Rimba Jaya telah melakukan pertemuan guna mengambil langkah kedepan terhadap kelangsungan pedagang di kawasan wisata kuliner Rimba Jaya.

Walikota dan pemilik Rimba Jaya telah melakukan pembahasan terkait masalah masalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) salah satu bangunan yang ada di kawasan tersebut.

Hal itu setelah ditemukan bangunan bermasalah izin serta tunggakan pajak yang harus dibayar oleh pengusaha.

Pertemuan yang dipimpin Walikota Tanjungpinang Syahrul pada Sabtu dihadiri Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma didampingi Kasubbag Humas Pemko Tanjungpinang Elvi Arianti.

Sedangkan dari pihak pelaku usaha hadir Ricard selaku pemilik perusahaan kawasan Rimba Jaya beserta karyawannya Junet dan Edi.

Hasil pertemuan tersebut sudah didapat kata mufakat bahwa para pedagang tidak perlu khawatir, mereka dipersilakan berjualan seperti biasa. Hanya saja dalam satu atau dua hari ini (Sabtu dan Minggu) Ricard menutup sementara.

"Sedangkan masalah IMB, Ricard mengatakan mereka sedang dalam proses pengurusan. Untuk pajak yang masih dalam tunggakan, ia menyatakan kesediaannya untuk membayar namun ia minta keringanan dari Pemko Tanjungpinang untuk mencicilnya," kata Humas walikota Tanjungpinang Elvi Arianti, Minggu (9/12/2018).

Hal tersebut disambut baik oleh Walikota dan Wakil Walikota. Syahrul mengatakan, Pemko Tanjungpinang sangat mendukung berkembangnya investasi di daerah ini. Bahkan Rimba Jaya merupakan salah satu pusat perdagangan di daerah Tanjungpinang yang mampu membangkitkan geliat ekonomi masyarakat.

"Pemerintahan mengingatkan, agar pengusaha juga mematuhi Undang-Undang dan aturan yang berlaku. Disamping memiliki hak, tentunya juga ada kewajiban yang harus dipenuhi seperti harus ada IMB terlebih dahulu baru bangunan dapat didirikan, begitu juga dengan pajak harus dibayar, karena digunakan kembali untuk kelangsungan pembangunan di daerah ini," katanya lagi.

M. Ravi/Red

No comments

Powered by Blogger.