Header Ads

KEPALA DPM PTSP KOTA BATAM :”SAYA TAKUT SALAH STATMENT”

PutraPosNews - Batam. Akhir-akhir ini Kota Batam telah di banjiri limbah plastic yang di datangkan dari luar negeri untuk di olah kembali oleh perusahaan-perusahaan tertentu, salah satunya PT San Hai Plastic yang beralamat di kawasan Selecta Tanjung Uncang dan masih ada lagi beberapa perusahaan besar seperti di daerah Kabil Kecamatan Nongsa maupun di kecamatan lainnya di Kota Batam.

Berdasarkan hasil investigasi dan wawancara yang telah di lakukan oleh media,dari beberapa perusahaan/pabrik plastic di Kota Batam seperti PT San Hai Plastic mengakui telah mengantongi izin lengkap yang di keluarkan oleh Pemko Batam, termasuk izin UKL - UPL atau izin lingkungan hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Bapak Herman Rozi saat di konfirmasi oleh  media ini menjelaskan, Maaf…izin nya kan DPM PTSP yang keluarkan,DLH tidak ada izin - izin lagi"Ucapnya.

“Jadi tolong chek disana apakah sudah ada atau belum,karena memang banyak pabrik plastik kita tidak akomodir dengan alasan kepentingan lingkungan,ujar Herman Rozi.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam Bapak Firmansyah mengatakan, setelah saya cek di kantor DPM PTSP tidak pernah mengeluarkan UKL UPL karena itu kewenangan DLH, kata Firmansyah.

Bapak Firmansyah menambahkan untuk itu coba tanya ke Dinas yang bersangkutan, ucapnya.

“Saya takut salah statment” Tutup Firmansyah.

Lalu seperti apakah kelengkapan perizinan/legalitas  yang di miliki oleh perusahaan pabrik plastic khususnya yang di datangkan dari luar negeri hingga saat ini menjadi teka teki, bahkan pejabat terkait pun terkesan saling mengalihkan tanggung jawab.

Kemudian media ini mencoba melakukan konfirmasi terkait jumlah perusahaan sebagai pelaku Ekspor - Impor plastic di Kota Batam, melalui Kepala Kantor Bea & Cukai Batam Bapak Susila Brata menjelaskan,Untuk pemasukan ke kawasan bebas berlaku ketentuan sepanjang ada izin dari Badan Pengusahaan Kawasan,ucapnya.

Sementara untuk mengetahui besaran/jumlah quota jenis limbah plastic yang di datangkan dari luar negeri kemudian masuk ke Kota Batam dari mulai tahun 2018 - 2019 pihak BP Batam belum berhasil untuk di mintai keterangannya. (M. Ravi/Red)

No comments

Powered by Blogger.