Header Ads

Verifikasi PRIM ,Pemkab Terima Dana Pengembalian 100%

Tabloid Putrapos News - Surabaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Senin dan Selasa (22-23/7/2019) mengikuti verifikasi PRIM (Provincial Road Improvement Maintenance) tahap II untuk administrasi dan fisik di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Dari 20 items out put, Kabupaten Probolinggo bisa memenuhi semuanya. Sehingga menerima Reimburse atau dana pengembalian dana 100% untuk tahap II sebesar Rp 3.417.096.677.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono didampingi Kepala Bappeda Tutug Edi Utomo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Rachmad Waluyo, Kepala Dinas Perhubungan Heri Sulistyanto dan Kepala Disporaparbud (Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan) Sugeng Wiyanto.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan berita acara hasil verifikasi PRIM tahap II oleh Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono. “Selanjutnya Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo akan mengurusi rembes yang akan ditransfer ke rekening kas daerah. Kemudian untuk verifikasi tahap III akan dilakukan pada bulan Oktober 2019 mendatang,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kepala Bidang Bina Marga Asrul Bustami.

Menurut Asrul, Proyek Perawatan Perbaikan Jalan Provinsi atau Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM) di Kabupaten Probolinggo dilakukan pada 7 (tujuh) ruas jalan. Yakni, Jl Tongas-Lumbang, Jl Lumbang-Lambang Kuning, Jl Lumbang-Madakaripura, Jl Sukapura-Lambang Kuning, Jl Sukapura-Ngadisari, Jl Ngadisari-Laut Pasir dan Jl Ngadisari-Cemoro Lawang.

“Dari tujuh ruas jalan tersebut, dua ruas jalan diantaranya adalah rehabilisasi. Yakni, Jl Tongas-Lumbang dan Jl Sukapura-Lambang Kuning. Sementara sisanya adalah pemeliharaan. Hingga saat ini, pembangunan fisiknya sudah mencapai 9%,”jelasnya.

Asrul menjelaskan proyek PRIM di Kabupaten Probolinggo akan dilakukan selama 3 (tiga) tahun. Yakni, tahun 2019 sebesar Rp 37.500.000.000, tahun 2020 sebesar Rp 72.690.000.000 dan tahun 2021 sebesar Rp 49.212.500.000. Sehingga nantinya bisa menjadi jalan yang mantap dan berkeselamatan.

“Proyek PRIM ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional). Jadi nanti kepada masyarakat bagaimana yang berada di ruang milik jalan mohon kesadarannya untuk membongkar bangunannya. Nantinya setelah proyek ini selesai, di exit tol Tongas bisa dilewati untuk menuju ke kawasan wisata Gunung Bromo,”pungkasnya.

(Eko/Red)

No comments

Powered by Blogger.