Tasyakuran Memetri Bumi Desa Bangunreja Kecamatan Kedungreja Cilacap

Iklan Semua Halaman




News

Tasyakuran Memetri Bumi Desa Bangunreja Kecamatan Kedungreja Cilacap

Jumat
Cilacap - putrapos news. Desa Bangunreja berada di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap Propinsi Jawa Tengah, pada bulan Syura (Muharram 1440 H) melaksakan acara kegiatan ruwatan tasyakuran Memetri Bumi di Pendopo Balai Desa Bangunreja.
Kamis ( 20/9/18 ) penuh hikmat.

Acara di hadiri oleh Kepala Desa *Sugiono* tokoh masyarakat, tokoh agama,tokoh budaya dan para Ketua RT/RW juga warga masyarakat Bangunreja.

Dalam Sambutannya Kepala Desa Bangunreja *Sugiono* Menyampaikan bahwa acara tasyakhuran Memetri Bumi ini, sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta, yang telah memberi anugrah keberkahan dan kenikmatan di Bumi semesta ini.


Selain itu juga sebagai uri-uri Budaya Leluhur, yang Sejak dari dulu kala juga sudah melaksanakan Tasyakuran Memetri Bumi, maka Pemerintahan Desa Bangunreja Mengucapkan puji syukur atas pelaksanaan tasyakhuran memetri bumi berlangaung penuh khidmat.

Di sela sela kesibukannya, Sugiono mengatakan pada malam hari nya akan di laksakan pertunjukan pagelaran Wayang kulit semalam suntuk Dengan Dalang *Ki guntur Rianto* dari Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap,
Pagelaran Wayang kulit lakon *Wahyu Tri Doyo* arti dari lakon tersebut adalah Mempunyai tiga kekuatan, Kasentikan, Katidayaan, Katibangun.

Dari cerita lakon *Wahyu Tri Doyo* ialah untuk menghadapi perang Baratayudha jaya binangun.
Tokoh wayang Bumantara dan Gathotkaca saling Bertarung, di menangkan oleh tokoh wayang Gathotkaca.
Itu kutipan dari judul lakon pagelaran wayang,
Kata sugiono yang di dampingi staff Desa saat di konfirmasi oleh awak media.


(Untung.P/Red)