Oknum Kepala Sekolah Di Provinsi Riau Di duga Korupsi Dana Bos

Iklan Semua Halaman




News

Oknum Kepala Sekolah Di Provinsi Riau Di duga Korupsi Dana Bos

Sabtu
Riau - putrapos news. Belakangan ini ada banyak  oknum pendidik yang tidak mencerminkan diri sebagai pendidik, bahkan banyak yang  arogan, suka otoriter terhadap para guru, bahkan tidak segan -  segan bertinju dengan guru lain di hadapan para siswa, seperti yang terjadi di salah satu sekolah di Tanah Riau ini.

Sosok ini pula lah yang di pertahankan di tanah Riau sebagai pendidik?

Mau jadi apa para generasi ini jika seorang pendidik saja tidakm mencerminkan diri sebagai pendidik.

Berbagai sekolah SMPN di siakhulu diduga rentan dengan masalah.

Dalam menjalankan program nawacita Jokowi - JK, pemerintah pusat dalam beberapa tahun belakangan ini  setiap sekolah mendapat anggaran dana yang cukup besar dari pemerintah pusat, yang di sebut dengan dana BOS.

Tetapi dalam perjalanan dan penggunaan bantuan tersebut diatas, selalu menjadi penuh dengan penyimpangan dan akan menjadi ajang korupsi yang melibatkan para kepala sekolah.

Seperti yang terjadi di beberapa sekolah di siakhulu, di duga beberapa sekolah SMP tidak maksimal dalam menggunakan anggaran sehingga di duga banyak terjadi korupsi.

Yang lebih anehnya satuan dinas pendidikan kampar seolah - olah tidak berani ambil keputusan, walaupun hal ini sudah beberapa kali muncul teggelam.

Seperti yang di temukan oleh beberapa LSM dan para awak media, setelah investigasi dibeberapa sekolah dan yang lebih mengagetkan lagi ada salah satu kepala sekolah yang merasa kebal dan merasa menguasai kampar dengan gaya otoriternya dan uangnya.

Seperti saudara T ( bukan nama asli), kepala sekolah SMPN 6 siakhulu beberapa kali mengatakan kepada dewan guru bahwa kampar sudah beliau pegang, walaupun saat ini beliau menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Kampar.

Sekarang menjadi pertanyaan apakah jaksa bisa melihat dengan murni atau justru mau menutup dgn tumpukan  lembaran kertas merah ?

Tetapi harapan masyarakat demi majunya pendidikan dan untuk menjaga nama baik pendidikan, hendaknya Kadis juga tidak segan - segan menindak para kepala sekolah yang bermain - main dengan anggaran dan yang tidak mencerminkan dirinya sebagai pendidik.

Bahkan beredar juga informasi bahwa hari ini kepala dinas pendidikan Kampar, serta Kabid akan di ganti, dan segera sertijab.

Apakah akan terjadi di kalangan kepala sekolah juga? Mari kita tunggu keberanian para pemegang kuasa, semoga Pendidikan di tanah Riau ini di selamatkan dari oknum - oknum guru dan Kepala Sekolah yang korupsi Dana Bos juga bertindak Arogan.


(NDA/red)