Kelompok Informasi Masyarakat,Rangkul Santri dan Mahasiswa Perang Berita Hoaxs -->

News

Iklan Semua Halaman






Berita Terbaru

Nusantara

Kelompok Informasi Masyarakat,Rangkul Santri dan Mahasiswa Perang Berita Hoaxs

Monday
Probolinggo - putrapos news. 22-10-2018,
Pesatnya perkembangan teknologi di era digital saat ini, masyarakat diharapkan mampu untuk berpartisipasi langsung, sebab tak jarang di jaman sekarang dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, banyak orang yang menyalah gunakannya untuk hal buruk dan menyesatkan orang lain.

Untuk itulah pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan acara Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2018, yang bersinergi dengan para santri serta mahasiswa dengan bertemakan,"Ketahanan Informasi di Era Digital" yang dilaksanakan di Aula Mini Universitas Nurul Jadid Kecamatan Paiton.

Setidaknya, sekitar 50 santri dan mahasiswa Universitas Nurul Jadid mengikuti acara tersebut, pentingnya peranan masyarakat ditambah sudah banyaknya orang yang kesandung hukum lantaran menyebarkan berita hoaxs dan menyebarkan kebencian. Untuk itu, dalam kegiatan KIM mengulas tentang Ketahanan Informasi di Era Digital mengantisipasi informasi yang tidak terbukti alias hoax.


Pemberian Cinderamata dari Unifersitas Nurul Jadid Paiton sebagai tanda bentuk kerjasama memerangi berita Hoax

Acara yang dihadiri oleh Ofie Agustin selaku Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik yang mewakili kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo didampingi M. Noer Fadli selaku wakil rektor 3 Universitas Nurul Jadid Paiton dan Nara sumber dari Jurnalis Time Indonesia dan juga pembina sekolah Jurnalistik Universitas Nurul Jadid Paiton Moh. Iqbal.

”Saya berharap, sebuah informasi pada era digital sudah seharusnya memberikan banyak manfaat bagi banyak masyarakat, bagaimana mendapatkan edukasi dari perangkat teknologi yang saat ini digunakan oleh masyarakat umum sebagai kebutuhan pokok setiap manusia,” kata, Ofie Agustin, Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik Kabupaten Probolinggo.

Ia juga menambahkan bahwa dibutuhkan peranan masyarakat untuk membantu menyebarkan tentang berita hoax dan ujaran kebencian itu sangatlah merugikan banyak orang.

"peserta ini rajin-rajinlah menulis sebuah berita yang positif dan nantinya juga dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan ikut berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Probolinggo yang mencerdaskan serta berwawasan positif,” harapnya.

(Eko Santoso/Red)