Antrian Panjang Kendaraan Akibat Longsor Yang Menutupi Badan Jalan Nasional Lintas Takengon - Birueun

Iklan Semua Halaman

News

Antrian Panjang Kendaraan Akibat Longsor Yang Menutupi Badan Jalan Nasional Lintas Takengon - Birueun

Thursday, November 29, 2018
PutraPosNews - Takengon. Badan jalan Nasional Takengon Bireun km 92 Kamp Kelupak Mata Kec Kebayakan Kab Aceh Tengah, mengalami longsor yang cukup parah, sehingga menutupi badan jalan sepanjang 70 m, badan jalan tersebut tertimbun matrial tanah yang runtuh dari ketinggian tanah 80 m pada pukul 01:10 hari Kamis (29/11/2018).

Tanah longsor ini mengakibatkan antrian panjang kenderaan yang akan melintas ruas jalan Nasional Takengon-Bireun selama 12 jam, adapun jalan alternatif yang bisa menghubungkan lintas Kabupaten ini tidak terlalu memadai, pasalnya jalan alternatif yang melintasi Kamp Sukaramai dan Kamp Kute Panang itu agak sedikit sempit, sehingga kenderaan seperti Truk, Bus juga mobil-mobil lainnya sangatlah sulit apabila sedang berpapasan, Sehingga sebagian dari mereka lebih memilih untuk bertahan sampai akses jalan bisa terbuka kembali.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah juga personil TNI, Polri dan Dinas Perhubungan langsung turun kelokasi untuk bekerja sama melakukan tanggap darurat, tampak hadir Kepala Dinas BPBD Thamrin Daud, Dinas Perhubungan Zulkifli, Kapolsek Kota Iptu Sumiyatun dan sejumlah personil TNI.

Kepala Dinas BPBD Thamrin Daud melalui Sekretarisnya Mauiza Uswa mengatakan," Kami dari BPBD hanya melakukan sifatnya darurat saja, sebenarnya ini jalan Nasional, tanggung jawab Orang Propinsi, namun apabila kita menunggu teman-teman yang dari propinsi akan terlalu lama, sehingga kami berinisiatif untuk melakukan membuka jalan saja, bukan permanen, kalau permanen itu nanti dilakukan oleh dari pihak Propinsi," katanya.

"Sambil menanti mobilisasi dari propinsi, kami menerjunkan dua alat berat dan beberapa truk untuk mengevakuasi tanah longsor agar akses jalan dapat dilalui dengan secepatnya, kalau masalah perbaikan jalan juga Turab Penahan Tanah (TPT), itu wewenangnya pihak terkait atau PPK Propinsi," ungkap Mauiza Uswa.

Di waktu yang sama Kapolres Aceh Tengah AKBP Hairajadi SH. melalui Kapolsek Kota Iptu Sumiyatun menyampaikan kepada awak Media TabloidPutraPos," Kami mendapat laporan dari anggota sekitar pukul 02:30 dinihari, atas intruksi atasan kami langsung menerjunkan personil ke TKP, hingga pada jam 09:00 kami melakukan pergantian personil sebanyak 15 orang," sebut Iptu Sumiyatun.

"Selain melakukan pengamanan di lokasi longsor, Kapolres Aceh Tengah telah menyediakan alat transportasi satu unit dam truk untuk melayani masyarakat yang menuju ke Kota Takengon, apabila ada masyarakat yang ingin cepat melintas dengan membawa barang bawaannya dan tidak menggunakan kenderaan, kami siap melayaninya, seperti masyarakat yang baru tiba dari luar daerah dengan mengunakan Bus atau yang lainnya," imbuhnya.

Selama pantauan awak Media TabloidPutraPos dilokasi tanah longsor tersebut, keadaan dalam aman-aman saja, tidak ada korban jiwa atau pun kerugian harta benda milik masyarakat, hingga pada pukul 12:30 wib longsor yang menutupi badan jalan lintas Takengon-Bireun, kini sudah terbuka kembali.

Say Indra G/Red