Ziarah Makam KJ Dalem Cikundul Cikalong Kulon-Cianjur

Iklan Semua Halaman




News

Ziarah Makam KJ Dalem Cikundul Cikalong Kulon-Cianjur

Jumat
PutraPosNews - Cianjur. Cikundul adalah salah satu tempat Ziarah yang kebilang Populer di kalangan masyarakat muslim di daerah cianjur. lokasinya terletak di Kampung Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur (Jawa Barat).

Kebanyakan masyarakat muslim datang ke cikundul untuk melakukan Ziarah kubur Ke makam dalem cikundul. dari pusat kota Cianjur tidak terlalu jauh namun jika diperkirakan kurang lebih sekitar 17 km jaraknya. mengapa ziarah ke cikundul? alasannya ialah untuk mengingat tempat dimana dimakamkannya Bupati Cianjur Pertama, yaitu Raden Aria WiraTanu Bin Aria Wangsa Goparana (1677 - 1691) yang kemudian terkenal dengan nama Dalem Cikundul.

Kalau tidak salah Pada Tahun 1985 Makam Dalem Cikundul pernah diperbaiki oleh Ny Hajjah Yuyun Muslim Taher istrinya Prof Dr Muslim Taher (Aim) Rektor Universitas Jayabaya, Jakarta (Ny Hajjah Yuyun Muslim Taher) Masih tergolong salahsatu keturunan dari Dalem cikundul.

Dengan cerita masyarakat yang begitu sohor tentang makam tersebut, lalu kami penasaran ingin menyambangi makam tersebut. Sekaligus silaturahmi untuk mengetahui kebenarannya.

Dan akhirnya kamipun sampai ke tempat ziarah yang terbilang populer itu, kemarin kamis 29-11-2018 sekitar ba'da isya. Lalu kami ngobrol dengan salah satu pengunjung ziarah makam, sebut saja Haryanto. Dan ia pun menceritakan soal karomah makam KJ Dalem Cikundul.

Makam Eyang KJ Dalem Cikundul ini memang luar biasa karomahnya, bahkan sudah terkenal sampai ke manca negara tutur Haryanto.

Apalagi kalau bulan seperti sekarang ini bulan maulud pengunjungnya luar biasa banyaknya. Dari mana saja berdatangan yang tidak bisa saya sebutkan daerahnya papar Haryanto.

Ga berselang lama, datanglah kaka nya Haryanto yaitu Bang Dul Manan ia pun ikut menjelaskan tentang Karomah Makam tersebut.

Di sini juga ada sumur yang di keramatkan yaitu sumur kejayaan dan sumur cikahuripan, sebelum berziarah saya selalu mandi di sumur tersebut tutur Bang Dul Manan.

Lumayan lama kami ngobrol, lalu kami pun pamit pulang kepada Haryanto dan Bang Dul Manan.

Rahmat.H/Red