Bawaslu Kota Tanjungpinang Umumkan Hasil Penyelidikan Dugaan Tindak Pidana Pemilu Dari Partai PKB

Iklan Semua Halaman




News

Bawaslu Kota Tanjungpinang Umumkan Hasil Penyelidikan Dugaan Tindak Pidana Pemilu Dari Partai PKB

Jumat
PutraPosNews - Tanjungpinang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang, telah mengumumkan hasil penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana pemilu (Money Politik) yang dilakukan caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Bestari, Kota Tanjungpinang, Jumat (14/12/2018)

Keputusan tersebut diambil setelah pembahasan Kedua Sentra Gakkumdu, pada Kamis (13/12) lalu Di Kantor Bawaslu Kota Tanjungpinang, yang dihadiri oleh Ketua dan Komisioner Bawaslu Kota Tanjungpinang, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang dan jajarannya, serta Jaksa Pemilu dari Kejari Tanjungpinang.

“Agenda Pembahasan Kedua sesuai Perbawaslu nomor 31 Tahun 2018, tentang Sentra Gakkumdu untuk melakukan kajian hasil penyelidikan, klarifikasi terhadap dugaan pelanggaran, apakah cukup alat bukti atau tidak, memenuhi unsur tindak pidana pemilu atau tidak, apakah bisa ditindaklanjuti ke tahap penyidikan Kepolisian atau tidak”Kata Muhammad Zaini Komisioner Bawaslu bidang Kordiv. Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga.

Hasil pembahasan kedua Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan, setelah melakukan penelusuran investigasi, lalu dilanjutkan penyelidikan 14 hari.

“Dengan melakukan klarifikasi kepada pemberi dan penerima, penelitian, pemeriksaan dan kajian kasus dengan berbagai fakta dan data, akhirnya Sentra Gakkumdu yang terdiri atas Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan menilai bahwa kasus dugaan money politik dengan oleh Sdr. VB No Urut 3, Dapil 3 Bukit Bestari, dari PKB dengan nomor register 01/TM/PL/PL/10.01/XI/2018 tidak cukup alat bukti sehingga dihentikan atau tidak dapat ditindaklanjuti ke tahap penyidikan.”Ucapnya

Secara administrasi Bawaslu telah mengumumkan hasil penyelidikan tersebut di papan pengumuman kantor Bawaslu Kota Tanjungpinang

Meskipun demikian Bawaslu Kota Tanjungpinang tetap menghimbau dan mengingatkan kepada bersangkutan tidak melakukan kembali kegiatan yang mengarah kepada dugaan politik uang dalam bentuk apapun.

Bawaslu mengajak kepada peserta pemilu dan masyarakat untuk komitmen mewujudkan pemilu bersih dan bemartabat, dengan menolak dan melawan money politik, dan melaporkan kepada jajaran pengawas terhadap setiap dugaan money politik.

“Kami semakin memperkuat strategi pencegahan, pengawasan terhadap segala potensi kerawanan pelanggaran money politik, dengan melibatkan seluruh pihak, baik pemantau pemilu, gerakan mahasiswa, Tokoh Agama/Masyarakat berbagai Ormas, BKMT, PKK, RT/RW serta seluruh masyarakat, guna mewujudkan pemilu yang bersih dan bermartabat, dalam melahirkan wakil rakyat dan pemimpin yang berintegritas dan benar-benar peduli dengan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang lebih maju”Jelasnya

Bawaslu bersama Sentra Gakkumdu akan menargetkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap praktek money politik yang telah diharamkan UU No. 7 Tahun 2018, sebutnya,,"

M. Ravi/Red