Proyek JITUT ( Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani ) di Desa Sukadaya Terindikasi Tidak Jelas -->

News

Iklan Semua Halaman






Berita Terbaru

Nusantara

Proyek JITUT ( Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani ) di Desa Sukadaya Terindikasi Tidak Jelas

Thursday
PutraPosNews - Sukadaya. Proyek pembangunan jaringan irigasi tingkat usaha tani ( JITUT ) , yang menggunakan anggaran APBD tahun 2018, tepatnya di dikampung pengarengan Rt. 012 Rw. 04 desa sukadaya Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi tidak jelas, pasalnya dengan nilai anggaran yang tidak diketahui terindikasi di kerjakan asal-asalan oleh pihak pemborong yang tidak jelas nama perusahaan nya.

Di karenakan tidak ada papan proyek yang terpasang sebagai wujud transparansi publik, selain papan proyek yang tidak terpasang, pembangunan jitut, tersebut volume nya kurang, tidak sesuai dengan bestek, Menurut aktivis sukawangi, Andi ( Munying ).

“Pekerjaan tersebut patut di duga, sengaja di kerjakan asal-asalan, dengan motifasi mendapatkan laba besar semata, tanpa berfikir tanggung jawab terhadap anggaran yang di pakai.

Proyek yang di anggarakan melalui APBD Kabupaten Bekasi yang dikucurkan ke Kecamatan Sukawangi patut di pertanyakan melihat tidak diketahui atau terpasangnya papan proyek dan Volume Pekerjaan.

Saya jadi curiga menurut pantauan saya seperti nya di kerjakan tidak sesuai RAB, cenderung terkesan adanya pembiaran dari pihak terkait yg berada di kecamatan dan PPTK,pada saat kami bersama rekan rekan meninjau kelapangan dan mengambil gambar tanggal 16/12, sangat ajaib dan sebuah ke anehan kenapa pekerjaan seperti ini tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait yang ada di kecamatan.

Padahal nampak jelas kasat mata saat diukur ada kejanggalan naik dari pemasangan batu atau yang lainnya bahkan batu pada beterbangan ke atas, aneh sekali jika pekerjaan yang terkesan banyak penyimpangan tersebut sampai di lakukan pembayaran full, karena sebelum ada pembayaran, seharus nya ada proses pemeriksaan terlebih dahulu oleh team PHO dan dari inspectorat”.

Pekerjaan jaringan irigasi tingkat usaha tani di kampung pengarengan Rt.012 Rw.04, yang pembiayaan nya di serap dari APBD, sangat jelas merugikan pemerintah kabupaten Bekasi, dan selaku pengguna anggaran itu, harus mempertanggung jawabkan kerugian yang di timbulkan dari kegiatan tersebut.

Andi ( Munying ) aktivis Sukawangi akan melaporkan kepada BPK ( Badan Pemeriksa keuangan ) agar pekerjaan JITUT tersebut segera di periksa ulang, untuk pelaksana dan pejabat pengawas teknis kegiatan (PPTK) agar di beri sangsi tegas, agar tidak lagi main mata oknum PPTK dan pelaksana dalam mengerjakan proyek-proyek pemerintah, tegas Andi ( Munying ). “

Rahmat.H/Adhi Rusli