Rohadi Bongkar Kebohongan Yang Selama Ini Terpendam Di Lapas Suka Miskin Bandung

Iklan Semua Halaman




News

Rohadi Bongkar Kebohongan Yang Selama Ini Terpendam Di Lapas Suka Miskin Bandung

Senin
Bandung - putrapos news. Kebenaran tidak pernah tergadaikan dengan apapun, Rohadi terus berjuang mencari keadilan atas kasus yang menimpa dirinya, yang dikotori oleh saudara Karel Tupli sang hakim tinggi pada pengadilan tinggi Bandung yang memerintahkan agar rohadi tidak menyeret pada hakim dalam kasus suap Saiful Jamil pada waktu besuk istrinya Bertha Natalia ditahanan Kpk C1 Kuningan jakarta selatan dan kedua kali pesan Karel Tupu,SH,MH mengatakan kepada rosadi pada hari raya idhul fitri 2016.

Bahwa perkara suap Saiful Jamil agar cukup sampai Rohadi gunduh gulana dalam menjalani masa pidana dilapas suka miskin saat di temui oleh wartawan Putra Pos Dapot Tambunan, bahwa Rohadi menerima akibat ulah sang hakim Karel Tupu yang menghalang-halangi penyidikan dalam tindak pidana korupsi, yang semestinya harus diprotes secara pidana sabagaimana terdakwa Lucas dan terdakwa Fredrik Yunadi  dimana rohadi disuruh agar berbohong dalam menghadapi penyidikan di KPK dalam persidangan tindak pidana korupsi pada pengadilan negeri Tripikor Jakarta Pusat.

"Untungnya tuhan menunjukan jalan amat sangat kuat bagi saya “Rohadi” dimana pada saat OTT KPK HP milik terpidana rohadi masih tersimpan (disita oleh Kpk) dan tiket pesawat panitra pengganti Sulistiyoningsih.SH (Kelurga) dan tiket hakim Dasma Novianti dan Dasma Putri menjadi saksi bisu yang membuat fakta keterlibatan hakim-hakim dalam perkara suap Saiful Jamil," ucap Rohadi dilapas suka miskin Bandung.

Rohadi tetap yakin dan percaya bahwa kebenaran dari Tuhan Yang Maha Esa tidak akan tertukar, keadilan pasti ada, dan sekarang Rohadi dari lapas suka miskin bandung telah melayangkan surat ke kantor KPK tertanggal 24 Desember 2018, bahwa rohadi meminta kepada KPK untuk membuka percakapan Hand Phone seluler milik rohadi merk nokia berwana hitam yang disita KPK No Urut 36, 38 dan 39 untuk menguatkan tabir mafia hukum yang rohadi pendam dilapas suka miskin bandung selama 2 tahun 6 bulan lamanya.

Cukup sudah rasanya waktu Rohadi menyimpan kebenaran hukum yang tersimpan selama ini menjadi terpidana, rohadi menutupi keterlibatan hakim-hakim dalam perkara suap vonis Saiful Jamin , Imbuhnya.

Saatnya hukum harus ditegak kan untuk membuka siapa saja yang sebenarnya terlibat dalam vonis beraroma busuk, putusan terdakwa Saiful Jamil oleh majelis hakim pengadilan negeri jakarta utara harus di ungkap secara terang menerang,imbuh rohadi dilapas suka miskin bandung pada hari senin 11 Februari 2019. (Dapot Tambunan/red)