Kasus Di duga Oknum Wartawan Melakukan Pemerasan : Benito Dan Ilham Saat Memberikan Keterangan Di Pengadilan

Iklan Semua Halaman






News

Berita Terbaru

Nusantara

Kasus Di duga Oknum Wartawan Melakukan Pemerasan : Benito Dan Ilham Saat Memberikan Keterangan Di Pengadilan

Wednesday
Putra pos news-Tanjungpinang. Benito pejabat Sekwan Kepri menyebutkan Hamidi tidak pernah menyebutkan, Dana Publikasi di habisi Benito seperti judul berita yang mengantarkan Alfian dan Ilham Rokan ke kursi terdakwa di PN Tanjungpinang.

Hal diatas disampaikan Benito didepan majelis hakim PN Tanjungpinang,Senin (13/05) siang yang dihadirkan sebagai saksi korban. Satu saksi lagi, Hendra merupakan ASN Sekwan Kepri yang menjadi perantara penyerahan uang dari Benito ke Alfian.

Saksi Benito mengakui ada 3 kali permintaan uang dari Alfian maupun Ilham Rokan.”Yang pertama Rp 10 juta, diterima terdakwa.

Yang kedua Rp 50 juta,sudah diserahkan juga.Permintaan ketiga Rp 80 juta,namun yang disanggupi Rp 50 juta.”terang Benito.

Menjawab pertanyaan hakim Edward P Marudut Sialoho SH MH tentang mengapa dan untuk apa uang tersebut diberikan, Benito mengatakan,untuk pencabutan berita.

Namun saat transaksi ke tiga, Benito mengaku berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tanjungpinang pada paginya. Setelah disampaikan, barulah disepakati penyerahan uang dilaksanakan sore hari sekitar pukul 16 00 Wib di basement hotel CK Tanjungpinang.

"Uang asli hanya Rp 20 juta, yang Rp 30 juta kertas HVS dipotong-potong mirip uang."jelasnya.

Saat uang diserahkan Hendra, ketika itu pula polisi menangkap Alfian dan selanjutnya menangkap Ilham Rokan di lokasi lain.

Benito dan Hendra masih memberikan keterangan hingga berita ini dimuat.

Atas keterangan Benito dan Hendra ini belum ada tanggapannya.

(Ravi/Red)