JANGAN TERULANG !!! " TRAGEDI SEPEDA MOTOR TERBAKAR DI SPBU

Iklan Semua Halaman




News

JANGAN TERULANG !!! " TRAGEDI SEPEDA MOTOR TERBAKAR DI SPBU

Minggu
Tabloid PutraPos News - Lumajang. Terjadi  kebakaran yang menimpa sepeda motor modifikasi milik warga di SPBU Desa Sumberjati Kecamatan Tempeh di duga sebagai Pengecer Bensin dan solar .( 1/6/2019).

Motor  tersebut sendiri diketahui dimiliki oleh Rustam ( 52 th) warga Desa Sumberjati Kecamatan Tempeh, salah satu konsumen yang membeli bahan bakar di SPBU tersebut.

Kejadian bermula dari korban yang membeli bahan bakar di SPBU tersebut, seusai mengisi ia hendak meninggalkan tempat tersebut. Namun ternyata ia tak menyadari selang karburator miliknya bocor, sehingga saat ia menstarter motornya terjadi percikan api hingga menjalar ke motor tersebut. Api pun langsung membakar motor jenis Satria FU warna biru tersebut.

Saat Beberapa awak media ke lokasi SPBU di Sumberjati Tempeh berharap bisa bertemu dengan Pemilik SPBU ,akan tetapi tidak ada di lokasi dan kita bertemu dengan Pengawas SPBU Arif,mengatakan kalau sepeda motor yang terbakar bukan modifikasi melainkan standar dan sudah ditangani  sesuai dengan SOP.

Beliau mengatakan petugas SPBU  dengan sigap memadamkan api tersebut, hingga tak ada korban yang jatuh dalam kejadian ini.

Akan tetapi saat awak media ke polsek Tempeh melihat barang bukti dan ada kemungkinan sepeda motor tersebut ada unsur Modifikasi dan saat di cek nomor rangka belum kelihatan yang ada nomor mesin, dan Saat kita konfirmasi ke Kapolres Lumajang Muhammad Arsal Sahban  Kasus tersebut masih dalam penyelidikan,dan sekali lagi yang terbakar bukan Bangunan SPBU,ujurnya.

Budiman Pengendara sepeda motor berharap pelayanan dan keamanan konsumen di SPBU tersebut  segera diperbaiki,Untung saja kondisi tidak terlalu ramai andaikata mendekati lebaran pasti lain ceritanya,kalau bisa Pengecer bahan bakar untuk ditertibkan,ujurnya.

Awak Media berharap adanya informasi yang tepat dan berguna sehingga masyarakat Lumajang bisa mengerti dan memahami,serta penerapan SOP bisa dilaksanakan secara optimal .

(Eko Santoso/Red)