Wartawan Di Pelalawan Diduga Dapat Ancaman Oknum Polsek Pkl Lesung -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.TABLOIDPUTRAPOS.COM WADAH INFORMASI RAKYAT

Wartawan Di Pelalawan Diduga Dapat Ancaman Oknum Polsek Pkl Lesung

Monday


Tabloid Putrapos Pelalawan —Salah seorang wartawan media online yang bertugas di wilayah Kabupaten Pelalawan diduga mendapat ancaman dari oknum polisi. Wartawan tersebut dapat ancaman lewat pesan WA terkait pengisian BBM di jerigen di SPBU Payau Atap, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu.


Dalam pesan yang dikirim oleh oknum polisi berinisial J  menyampaikan, "sekarang terserah mas saja. Kalau sempat naik berita ini, seumur hidup saya akan dendam. Sekarang kalau memang naikkan berita ini yang terbaik buatmu ya sudah. Tapi ingat jangan pernah jumpa sama saya lagi ya,".


"Nanti kalau kita jumpa, saya pastikan, salah satu diantara kita ada yang berangkat. Kalau tak malam ini kau tunggu dimana aku biar duel kita. Memang setan kau jadi orang tak tahu balas budi," bunyi pesan WA yang dikirim oleh oknum polisi tersebut kepada wartawan.


Hal itu disampaikan oleh wartawan media online itu kepada media ini Sabtu (17/4/2021) seraya minta persoalan ini dipublikasikan. Dia dapat ancaman itu berawal atas pengisian BBM di jerigen di SPBU Payau Atap beberapa waktu lalu. Aksi pengisian jerigen itu saya dokumentasikan langsung, ucapnya. 


Setiap malam oknum polisi berinisial J itu mengisi jerigen hingga 4-5 ton dari SPBU tersebut. Setiap malam ambil minyak jenis bensin setidaknya 80 jerigen dengan menggunakan dua unit mobil pick up. Suatu malam saya temukan aksi pengisian jerigen itu, langsung saya konfirmasikan kepada oknum polisi tersebut.


Ketika temuan itu mau dikonfirmasi untuk dinaikan beritanya di media, oknum polisi itu tidak terima. J langsung mengirim pesan WA yang terkesan mengancam wartawan. 


Bahasanya mengajak saya duel itu jelas merupakan bahasa ancaman buat saya. Sehingga sekarang saya merasa sangat tidak nyaman akibat ancaman dari J tersebut." Jelas Khairul lagi.


Ketika oknum polisi berinisial J di konfirmasi melalui WA, hingga berita ini dinaikan belum ada tanggapannya. (Oberdin halawa)