Diduga Cabuli Model Saat Bikin Konten, You Tuber dari Ngadiluwih Kediri Dikecrek Polisi -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.TABLOIDPUTRAPOS.COM WADAH INFORMASI RAKYAT

Diduga Cabuli Model Saat Bikin Konten, You Tuber dari Ngadiluwih Kediri Dikecrek Polisi

Wednesday

Foto tersangka saat diamankan dan dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polsek Ngadiluwih.

Tabloid Putra Pos | Kediri -Seorang Youtuber, laki - laki berinisial MI ( 29), diringkus oleh petugas Reserse Kriminal Polsek Ngadiluwih Resort Kediri karena perbuatan cabulnya terhadap seorang perempuan berinisial SD (33) , yang menjadi model konten You Tube nya


Bermoduskan bikin konten You Tube, pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang AC, warga Jalan Kyai Hasan, Dusun Badal Cikal Rt/Rw.03/04, Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri Jatim, ini, melakukan perbuatan cabulnya, pada Rabu (29/04/2021) lalu.


Kapolsek Ngadiluwih, AKP. Iwan Setyo Budhi, mengatakan, saat itu korban diajak oleh temannya ( saksi - red ), berinisial AM (33), membuat konten YouTube Hipnotis bersama tersangka. 


Kemudian, setelah korban di dalam kamar tersangka, lalu You Tuber berusia 29 tahun ini menghipnotis korban. " Karena pengaruh hipnotis yang dilakukan tersangka, membuat korban lemas dan tak dapat bicara," terang AKP. Iwan, saat dikonfirmasi, Selasa (04/05) malam.


Kemudian, jelas AKP. Iwan, saat korban dalam posisi tak dapat bicara dan lemas, korban menyuruh AM membeli teh. " Saat AM beli teh, korban dibuka celananya dan ternyata kondisinya menstruasi, serta AM sudah keburu kembali dari beli teh. Kemudian, tersangka buru - buru menaikkan celana korban", kata AKP Iwan, menjelaskan kronologinya.


" Lalu, AM kembali disuruh korban beli es degan. Dan saat AM beli es degan, tersangka mulai melancarkan aksinya dengan membuka baju korban dan berbuat tak senonoh/ cabul", lanjutnya. 


Atas kejadian tersebut, terang kapolsek, korban lapor ke pihak Kepolisian. Dan, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban, jelas AKP. Iwan, kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka dan diamankan di Mapolsek Ngadiluwih guna menjalani proses hukum lebih lanjut. 


" Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 290 Ayat 1e KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun," pungkasnya.


Penulis/ Reporter : Hernowo