Polisi Evakuasi Penemuan Mayat Gantung Diri Di Lamtim

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabloid Putrapos.com LAMPUNG TIMUR— Seorang pemuda di wilayah Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, ditemukan meninggal dunia, dalam kondisi gantung diri, ditempat tinggalnya.

Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, didampingi Kapolsek Sekampung AKP Rudi, pada Selasa (5/3/24), menerangkan bahwa peristiwa gantung diri tersebut diduga nekat dilakukan oleh AR (19) warga Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung.

“Korban ditemukan oleh kerabatnya, dalam keadaan gantung diri, menggunakan tali tambang, di ventilasi kamar, didalam rumah,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak Kepolisian, diduga korban memutuskan nekat mengakhiri hidupnya, karena mengalami frustasi, setelah hubungan asmaranya berakhir.

“Pada malam kejadian, korban ini diketahui sempat berkomunikasi melalui telepon dengan pacarnya, dan pada kesempatan tersebut pacar korban memutuskan untuk mengakhiri hubungan percintaannya dengan korban, sehingga korban diduga frustasi, dan memutuskan bunuh diri,” ujarnya.

Petugas Kepolisian Polsek Sekampung, bersama Tim Puskesmas Trimulyo yang menerima laporan terkait adanya peristiwa tersebut, segera meluncur ke lokasi kejadian, untuk melakukan proses pemeriksaan dan penyelidikan.

Atas permohonan pihak keluarga, jasad korban diminta untuk tidak dilakukan proses visum atau autopsi, karena akan segera dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) terdekat.

Suhimi
Sumber by Humas Polres Lamtim

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Bisnis

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:08 WIB