Diduga Hobi Libatkan Perangkat Desa : Cabup Serang Andika Hazrumy Dilaporkan Ke Bawaslu.

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Serang,”Putrapos.Com.-

 

Diduga Hobi Libatkan Perangkat Desa, Cabup Serang Andika Hazrumy Dilaporkan lagi Ke Bawaslu.

 

Beberapa perangkat desa yang pernah dilaporkan warga ke Bawaslu karena tidak netral dalam perhelatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serang, telah ditindaklanjuti sebagai pelanggaran pemilihan oleh Bawaslu.

Lagi-lagi perangkat desa di Kabupaten Serang yang kedapatan tidak netral dengan memihak Paslon Nomor Urut 1 Andika Hazrumy -Nanang Supriatna kembali dilaporkan sebagai pelanggaran pidana pemilihan oleh kubu Paslon Nomor urut 2 Ratu Zakiyah-Najib Hamas.

Andika menurut juru bicara kuasa hukum Paslon Nomor urut 2 Ratu Zakiyah-Najib Hamas, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya diduga Hobi sekali mempengaruhi, dan menggerakkan perangkat desa untuk memihak dirinya sebagai Calon Bupati Serang.

Andika ditambahkan Daddy, diduga kembali menggerakan perangkat desa dalam acara Media Center Pusat Komunikasi, Informasi Relawan sahabat Andika di Villa Green Garden Anyer, Kabupaten Serang, pada Minggu 03 November 2024 Pukul 10.00 WIB.

Kegiatan politik yang melibatkan perangkat desa itu diketahui warga hari ini Rabu, 13 November 2024, dan dilaporkan ke Bawaslu untuk dilakukan penindakan.”Ada kegiatan di Anyer hari Minggu, tgl 3 November lalu, yang melibatkan 2 orang perangkat desa. Kegiatan itu adalah kegiatan politik cabup nomor urut 1 yang dikemas dalam acara Media Center Pusat Komunikasi, Informasi Relawan sahabat Andika.

Warga yang mengetahui meminta bantuan hukum kepada kita untuk melaporkan ke Bawaslu”,ujarnya.

Daddy menambahkan dengan dilaporkannya 2 orang perangkat desa yang tidak netral ini membuktikan bahwa kubu Paslon nomornurut 1 lah yang banyak menggerakkan perangkat desa secara terstruktur sistematis dan massif (TSM) untuk kepentingan politik praktis Paslon nomor urut 1. “Dengan terus menerus kita laporkan dan terbukti dibawaslu, berarti ada kemungkinan besar mereka menggerakkan perangkat desa secara TSM”, tandasnya.

Selain itu Iskak Kuasa hukum Ratu Zakiyah -Najib Hamas yg lain menyatakan juga akan mengawal agar Perangkat Desa yang dilaporkan ke Bawaslu, yang tidak netral sebagai Perangkat Desa bisa disanksi pidana pemilihan oleh Gakumdu Bawaslu.”Kita ingin ada sanksi tegas buat Perangkat Desa yang tidak netral dengan sanksi Pidana agar ada efek jera, yang masih mendukung Paslon nomor 1″, tukasnya.

Iskak juga mengatakan untuk melakukan pendampingan kepada warga Pelapor menyebut pemberian bantuan hukum kepada pelapor sebagai bukti untuk mewujudkan pilkada yang jujur dan adil tanpa dicederai oleh perbuatan pidana seperti ketidaknetralan yang dilakukan oleh perangkat desa.

Cecep Azhar selaku Koordinator Tim Kuasa Hukum Paslon No Urut 2 Ratu Zakiyah -Najib Hamas Perbuatan Perangkat Desa yang dilaporkan itu kata Cecep melanggar aturan Perbawaslu No. 1 tahun 2015 Pasal 70 ayat 1 huruf c yaitu Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah Perangkat Desa atau Sebutan Lain/Perangkat Kelurahan Jo Pasal 189 yaitu Calon Gubernur, Calon Bupati, Calon Wali Kota yang dengan sengaja melibatkan Pejabat BUMN/BUMD, ASN, Anggota Kepolisian Negara RI, Anggota TNI, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah serta Perangkat Desa atau sebutan Lain/Perangkat Kelurahan sebagaimana dimaksud Pasal 70 ayat 1 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 bulan atau paling lama 6 bulan dan atau denda paling sedikit Rp 600.000,- atau paling banyak Rp. 6.000.000,- .

“aturannya sudah jelas perangkat desa yang tidak netral dan Paslon yang melibatkan perangkat desa dalam kampanye politik praktik bisa dipidana”, tutupnya

(RED)

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Bisnis

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:08 WIB