CILACAP | Tabloid Putra Pos – Presiden Republik Indonesia secara resmi melakukan prosesi groundbreaking pengembangan infrastruktur strategis di PT. Pertamina UP IV Cilacap. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional melalui hilirisasi industri migas yang terintegrasi.
Hilirisasi: Harga Mati Menuju Kemandirian
Presiden menegaskan bahwa hilirisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan harga mati bagi kemandirian bangsa. Indonesia harus berhenti bergantung pada produk impor dan mulai mengoptimalkan kekayaan “Sumber Daya Alam (SDA) sendiri.
”Kita tidak boleh terus-menerus bergantung pada bangsa lain. Hilirisasi adalah kunci, dengan mengolah bahan mentah di dalam negeri, kita tidak hanya menciptakan nilai tambah, tetapi juga memastikan harga dan pasokan energi tetap stabil di tangan kita sendiri,” tegas Presiden.
Proyek ini diproyeksikan akan meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar berkualitas tinggi standar global. Menariknya, seluruh proses operasional dan pengembangan teknologi ini merupakan hasil dedikasi dan keahlian SDM domestik, yang membuktikan bahwa putra-putri bangsa mampu mengelola industri kompleks secara mandiri.
Apresiasi dari anggota DPRD Cilacap Fraksi Gerindra “Kiki Anggoro” yang juga Kader Gerindra Masa Depan Lulusan Hambalang, langkah menuju kedaulatan, Rencana strategis ini mendapat dukungan penuh dari tingkat daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Fraksi Partai Gerindra turut memberikan apresiasi tinggi atas langkah nyata pemerintah pusat dan Pertamina.
Pihak Fraksi Gerindra menilai bahwa pengembangan UP IV Cilacap adalah tonggak penting menuju Kedaulatan Energi Nasional,” kata Kiki Anggoro.
Selain berdampak pada ketahanan energi, proyek ini diyakini akan memberikan multiplier effect bagi ekonomi lokal di Cilacap, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemberdayaan UMKM di sekitar area operasional.
Menurutnya, Poin Utama Pengembangan UP IV Cilacap, Peningkatan Kapasitas: Optimalisasi kilang untuk memproduksi BBM ramah lingkungan.
Kemandirian Nasional: Mengurangi ketergantungan pada produk olahan luar negeri (impor).
Pemberdayaan Lokal: Menempatkan SDM dalam negeri sebagai motor penggerak utama teknologi kilang.
Ketahanan Harga: Memperkuat posisi tawar Indonesia dalam stabilitas harga energi domestik.
Dengan dimulainya Groundbreaking ini, Pertamina UP IV Cilacap diharapkan menjadi mercusuar industri pengolahan migas yang modern, mandiri, dan berdaulat.






