Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Startup teknologi finansial asal Indonesia, Duluin, meraih penghargaan “Startup of the Year” dalam ajang Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award yang digelar pada 24–26 April 2026 di Phnom Penh, Kamboja.

Duluin, platform Earned Wage Access (EWA) asal Indonesia, resmi dinobatkan sebagai Startup of the Year dalam ajang Startup Innovation Weekend 2026 Grand Award yang digelar di Phnom Penh, Kamboja, 24-26 April 2026, mengalahkan 30 startup inovatif dari lebih dari 10 negara se-Asia.

Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh International Creativity & Innovation Award (ICIA), sebuah platform global yang telah memberdayakan para inovator di 40 negara. Memasuki edisi ketiganya, Startup Innovation Weekend (SIW) 2026 mempertemukan 30 startup pilihan dari seluruh kawasan Asia dalam serangkaian sesi pitch, B2B matching, klinik mentorship, hingga puncaknya berupa Gala Award Ceremony yang dihadiri lebih dari 300 peserta dari ekosistem startup regional.

Sebagai salah satu wakil Indonesia, Duluin tampil memukau dalam sesi Pitch Gauntlet di hadapan panel internasional yang terdiri dari investor, mentor, dan pelaku ekosistem startup kawasan ASEAN. CEO Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, memaparkan bagaimana platform mereka menjawab dua sisi masalah sekaligus: pekerja kerah biru yang tergolong underbanked dan terpaksa beralih ke pinjaman informal berbunga tinggi, serta perusahaan yang tidak memiliki likuiditas cukup untuk menyediakan kasbon secara terstruktur.

Sebagai salah satu wakil Indonesia, Duluin tampil memukau dalam sesi Pitch Gauntlet di hadapan panel internasional yang terdiri dari investor, mentor, dan pelaku ekosistem startup kawasan Asia. CEO Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, memaparkan bagaimana platform mereka menjawab dua sisi masalah sekaligus: pekerja kerah biru yang tergolong underbanked dan terpaksa beralih ke pinjaman informal berbunga tinggi, serta perusahaan yang tidak memiliki likuiditas cukup untuk menyediakan kasbon secara terstruktur.

“Duluin pada intinya adalah platform kesejahteraan karyawan. Kami fokus untuk memberikan solusi employee benefit yang benar-benar menjawab permasalahan karyawan kerah biru. Ketika seorang pekerja tidak lagi dihadapkan dengan permasalahan finansial yang berlarut-larut, ia bisa lebih fokus dan produktivitasnya meningkat,” Kata Isa Nuruddin Ahmad.

Penghargaan Startup of the Year Grand Award diserahkan kepada Duluin pada hari ketiga summit, dalam Gala Award Ceremony yang diselenggarakan di Paragon International School, Phnom Penh. Gelar ini bukan sekadar pengakuan atas inovasi, tetapi juga membuka jalan bagi Duluin untuk memperluas pasarnya ke Kamboja dan kawasan Asia Tenggara.

Sebagai tindak lanjut dari pencapaian tersebut, Duluin mendapat undangan langsung untuk hadir di TechFest Vietnam 2026, sebuah peluang strategis untuk memperluas jaringan pasar potensial di Asia Tenggara sekaligus mendapatkan eksposur dari investor global. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk menjadi bagian dari ekosistem teknologi global yang memberikan dampak nyata bagi penggunanya di manapun berada.

Dengan pencapaian ini, Duluin membuktikan bahwa solusi lokal yang menjawab masalah nyata masyarakat pekerja Indonesia memiliki daya saing di panggung internasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis
KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah
Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees
Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan
Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Polda NTT Ungkap Jaringan Rokok Ilegal Internasional, Negara Diselamatkan dari Kerugian Rp12,3 Miliar
Polda NTT Putus Rantai Mafia BBM: 27 Kasus Terungkap, Hak Rakyat Diselamatkan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:50 WIB

Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:44 WIB

KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:07 WIB

Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:41 WIB

Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:25 WIB

Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

Berita Terbaru