Genjot Ekonomi Kerakyatan, Inkop TKBM Pelabuhan Tolak Pencabutan SKB

- Jurnalis

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabloid putra pos.JAKARTA | Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Induk Koperasi (Inkop) TKBM Pelabuhan yang digelar di Hotel Grand Cempaka Jakarta (15/12/2021) telah menghasilkan kesepakatan yang menjamin keberlangsungan hidup koperasi untuk mewujudkan Indonnesia menjadi Poros Maritim Dunia.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Inkop TKBM Pelabuhan, M Nasir dihadapan puluhan anggotanya dari perwakilan 206 Pelabuhan di Indonesia.

“Demi mewujudkan Indonesia maju, maka Inkop TKBM adalah bagian dari penopang ekonomi kerakyatan di Indonesia. Bahkan saya yakin kedepannya bangsa ini akan menjadi Poros Maritim Dunia. “Papar Nasir.

Bentuk eksistensi Inkop TKBM Pelabuhan, kata Nasir pihaknya akan melakukan penolakan keras terhadap adanya isu akan dicabutnya SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 Tentang Penataan dan Pembinaan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan.

“Jelas kami akan menolak keras soal pencabutan SKB itu, bahkan kami akan lakukan mogok massal jika Pemerintah tetap melakukannya. Bisa dibayangkan dampak yang akan terjadi nantinya, ini bukan ancaman, tapi ketegasan kami sebagai penggerak perekonomian kerakyatan. “Tegas Nasir.

Meski ada klaim dari Kemenhub dan Kemenaker bahwa isu pencabutan SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 hanya sebuah wacana, namun Nasir menjelaskan gelombang yang dihembuskannya ke Inkop TKBM Pelabuhan oleh pihak-pihak tak betanggungjawab sangat memukul keras psikologis dan profesionalisme penataan koperasinya.

Hal senada juga disampaikan Deputi Bidang Perkoperasian KemenkopUKM, Ahmad Zabadi, bahwa KemenkopUKM akan terus memfasilitasi pengembangan Koperasi TKBM menjadi entitas bisnis yang modern. “Upaya ini sebagai implemenntasi UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan PP No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan Perlindungan dan Permberdayaan Koperasi dan UMKM yang mengamanahkan Pengembangan Koperasi di Sektor tertentu termasuk Sektor Angkutan Perairan dan Pelabuhan yang meliputi penyelenggaraan tenaga kerja bongkar muat oleh koperasi dan pembinaan dan pengawasan tenaga kerja bongkar muat, sekaligus bentuk realisasi  SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 Tentang Penataan dan Pembinaan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan. “Papar Zabadi.

Sebelumnya, Zabadi juga mengatakan telah menyampaikan perihal yang sama dalam acara zoom meeting yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM kemarin (13/12/2021).

Zabadi menegaskan bahwa kinerja dan pelayanan di pelabuhan harus makin baik, efisien dan kompetitif. Dwelling time di pelabuhan terus ditekan, dan kepuasan pengguna jasa akan semakin tinggi. Pada akhirnya, mampu mendongkrak dan menurunkan biaya logistik di Tanah Air yang masih relatif tinggi. 

Selain itu, dia juga berkeyakinan Inkop TKBM Pelabuhan terus meningkakan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai peningkatan daya saing pelabuhan di Indonesia. Dalam ulasannya, Zabadi merinci Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 kan sudah jelas, dimana untuk memberikan kewenangan dan menetapkan bidang di sektor usaha pada suatu wilayah yang telah berhasil diusahakan oleh Koperasi untuk tidak diusahakan oleh badan usaha lainnya.

“Koperasi TKBM sampai saat ini telah 30 tahun lebih beroperasional di  Pelabuhan dan telah terbukti berhasil serta ikonsisten dalam Pelaksanaan  Bongkar Muat Barang di Pelabuhan. Usaha Bongkar Muat Barang di Pelabuhan, bisa ditetapkan sebagai sektor usaha yang telah berhasil diusahakan oleh Koperasi, sehingga tidak perlu diusahakan oleh badan usaha lainnya selain koperasi.”Pungkasnya.[]

( Muksim )

Berita Terkait

Tim Forwatu Banten Mendatangi Kantor BMI Kopsyah di Banjarsari
Tim Patroli Polsek Kertosono, Polres Nganjuk Tangkap Dua Pemuda yang Membawa Sajam Jenis Celurit
Bimtek Ke Hotel Danau Toba Medan Ratusan Juta Dana Desa di Kota Langsa Di Duga Akan Terbang oleh Lembaga Island Centre
Respon Keluhan Warga di Jum’at Curhat, Polres Kediri Kota Amankan Puluhan Motor Diduga Balap Liar
Lakukan Pengukuran dengan DPRKP, Forwatu Banten Optimis Jalan Sukadaya di Bangun
Viral Di Medsos : Puluhan Pasien Mata Terlantar, Pelayanan RSUD KAYUAGUNG. Pj Bupati Sidak Langsung
Malam Hingga Menjelang Shubuh, Polsek Mojoroto Gelar KRYD dan Patroli Gangguan Kamtibmas
Rapat Paripurna Ke XI XII XII DPRD OKI Raperda Inisiatif Pemandangan Umum Fraksi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 20:06 WIB

Tim Forwatu Banten Mendatangi Kantor BMI Kopsyah di Banjarsari

Senin, 20 Mei 2024 - 17:31 WIB

Tim Patroli Polsek Kertosono, Polres Nganjuk Tangkap Dua Pemuda yang Membawa Sajam Jenis Celurit

Senin, 20 Mei 2024 - 14:26 WIB

Respon Keluhan Warga di Jum’at Curhat, Polres Kediri Kota Amankan Puluhan Motor Diduga Balap Liar

Minggu, 19 Mei 2024 - 23:42 WIB

Lakukan Pengukuran dengan DPRKP, Forwatu Banten Optimis Jalan Sukadaya di Bangun

Minggu, 19 Mei 2024 - 23:34 WIB

Viral Di Medsos : Puluhan Pasien Mata Terlantar, Pelayanan RSUD KAYUAGUNG. Pj Bupati Sidak Langsung

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:08 WIB

Malam Hingga Menjelang Shubuh, Polsek Mojoroto Gelar KRYD dan Patroli Gangguan Kamtibmas

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:33 WIB

Rapat Paripurna Ke XI XII XII DPRD OKI Raperda Inisiatif Pemandangan Umum Fraksi

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:41 WIB

Kapolres Kediri Kota bersama Kapolda Jatim dan PJU Polda Jatim Ikuti Bromo KOM X Challenge 2024

Berita Terbaru