IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Sesi penutup hari pertama menghadirkan IEF Talks Panel 3 bertema “Innovate to Integrate: New Tech for a New Network” di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta. Diskusi menekankan keseimbangan antara teknologi, regulasi, dan sumber daya manusia.

Pemerintah pilih ‘sequence over speed’

Keynote pertama disampaikan oleh Dr. Sonny Sudaryana (Kementerian Komunikasi dan Digital). “Indonesia tidak mengejar pertumbuhan cepat dengan segala risiko. Kami memilih pertumbuhan yang terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menjelaskan kerangka 6C: Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalyst. “Digitalisasi harus menciptakan nilai, bukan sekadar mempercepat transaksi,” ujar Sonny.

Ia juga menyoroti pentingnya UMKM. “Jika kita ingin pertumbuhan 8 persen, kita harus mendigitalkan tulang punggung ekonomi, yaitu UMKM,” tegasnya.

Manusia sebagai kunci transformasi digital

Keynote kedua dibawakan oleh Dr. Rani Burchmore (ASEAN Youth for Digital Action). “Infrastruktur penting, tetapi manusia adalah penentu keberhasilan transformasi digital,” tegas Rani.

Ia memaparkan peran ION Academy. “Kami tidak hanya melatih, tetapi mengaktifkan ekonomi melalui keterampilan digital,” katanya.

“Tujuan kami bukan sekadar sertifikat, tetapi pekerjaan nyata dan peningkatan produktivitas UMKM,” tambahnya.

Open network melawan monopoli platform

Panel dipandu oleh Nalin Singh (Orbit Future Academy) dengan panelis Balaje Rajaraman (NammaYatri), Sanjeev Gupta (Remiges), dan Ravish Sahay (SequelString). Balaje Rajaraman berbagi pengalaman India. “Melalui model open network, pengemudi kami bisa mendapat pendapatan lebih tinggi karena tidak dibebani komisi besar,” ujarnya.

“Ini membuktikan bahwa teknologi bisa berpihak pada pekerja, bukan hanya platform,” tambahnya.

Sanjeev Gupta menekankan aspek teknis ONDC. “Open network dirancang agar tak terlihat oleh pengguna akhir, tetapi bekerja sebagai infrastruktur dasar di balik layar,” jelasnya.

“Ini seperti jalan tol digital bagi perdagangan,” katanya.

Ravish Sahay menyoroti skalabilitas solusi berbasis open network. “Kami membangun aplikasi yang bisa dipakai lintas kota dan sektor, dari transportasi hingga pembayaran,” ujar Ravish.

“Model ini memberi fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya,” tambahnya.

Penutup panel

Diskusi menegaskan bahwa keberhasilan ION akan bergantung pada inovasi berkelanjutan, talenta digital yang kuat, serta kolaborasi pemerintah dan swasta.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pelindo Catat Kinerja Positif Pelabuhan Tanjung Emas Sepanjang Tahun 2025
Hilirisasi Bauksit Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Kalimantan Barat
Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Tutup Perlintasan Sebidang di Grobogan
Pola Candlestick yang Menandakan Potensi Kenaikan
IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital
IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif
Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”
SAIYA CAMP Hadirkan “Street Fight Vol. 3”: Menyatukan Olahraga Combat Sport dan Komunitas Otomotif dan dengan tema SPORTAINMENT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:04 WIB

Pelindo Catat Kinerja Positif Pelabuhan Tanjung Emas Sepanjang Tahun 2025

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:16 WIB

Hilirisasi Bauksit Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Kalimantan Barat

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:07 WIB

Pola Candlestick yang Menandakan Potensi Kenaikan

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:20 WIB

IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:13 WIB

IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:06 WIB

IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:35 WIB

Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:53 WIB

SAIYA CAMP Hadirkan “Street Fight Vol. 3”: Menyatukan Olahraga Combat Sport dan Komunitas Otomotif dan dengan tema SPORTAINMENT

Berita Terbaru