Ketua KOPRI PMII Jawa Tengah: Buku 75 Indonesia Tiongkok Kenalkan Kolaborasi Anak Muda Global

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabloid Putra Pos,Semarang.-Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menjadi tuan rumah peluncuran buku “Mengarungi Jejak Merajut Asa, 75 Tahun Indonesia Tiongkok” yang diterbitkan IRCiSoD pada hari Kamis, 22 Mei 2025. Sebuah buku yang memotret dengan sangat komprehensif hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok.

Selaku inisiator dan penulis buku, Budy Sugandi menyampaikan pentingnya memperkokoh hubungan kedua negara “Poros Jakarta dan Beijing perlu diperkuat, terutama dalam momentum bersejarah ini. Jika ini benar-benar mampu kita optimalkan, saya yakin kedua negara ini semakin kuat dan maju”, papar Budy yang juga merupakan Wasekjen PP GP Ansor.

Ahmad Munji selaku salah satu penulis juga bercerita tentang bab yang ditulisnya. “Saya menulis tentang kerja sama ekonomi-politik, kemitraan strategis komprehensif dan BRICS, semoga bisa menjadi referensi tambahan bagi penikmat isu internasional”, jelas Munji yang merupakan alumni Doktor dari Marmara University Turki.

Pada sambutannya, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Yardan menyebut bahwa Semarang merupakan tempat yang penting untuk merilis buku ini karena Semarang merupakan kota yang menjadi bagian penting dalam sejarah panjang hubungan Indonesia Tiongkok.

“Saya sangat antusias untuk menjadi tuan rumah dari peluncuran buku ini. Karena Semarang memiliki sejarah yang pajang dalam relasi Indonesia-Tiongkok. Buku ini bisa menjadi pengingat kepada kita bahwa kerja sama antar negara dan etnis sudah mendarah daging dalam sejarah kita sebagai bangsa Indonesia” katanya.

Dalam buku tersebut terangkum tiga tema penting, politik dan hukum, ekonomi dan sosial dan budaya. Semuanya diulas dengan lugas oleh para penulis dengan bahasa yang ringan. Buku ini juga memotret perkembangan akulturasi budaya Tiongkok dan Jawa seperti yang terjadi di masyarakat Semarang, tempat laksamana Cheng Ho pertama kali menambatkan jangkarnya.

Avivah Ve, editor dari Diva grup yang menerbitkan buku ini, mengatakan dirinya merasa beruntung menjadi bagian dalam penerbitan buku ini. Menurutnya ini adalah buku paling bergengsi yang pernah dia kerjakan sehingga dia harus ekstra hati-hati dalam menyelesaikannya. “Sepanjang karier saya sebagai editor, ini adalah pengalaman paling menantang. Karena saya harus begitu hati-hati mengeja kata demi kata,” ujarnya saat memberikan paparan proses editing buku ini.

Sementara itu, Ali Romdhoni salah satu pembicara dalam acara tersebut yang juga pernah menempuh studi di Tiongkok, mengatakan bahwa buku ini menjadi jembatan untuk memahami dinamika hubungan panjang antara Indonesia dan Tiongkok. “kalau kalian ingin mengetahui bagaimana dinamika hubungan Indonesia dan Tiongkok, ini adalah buku yang paling tepat” kata Dhoni yang juga merupakan dosen di Universitas Wahid Hasyim Semarang.

Berbeda dengan dua pembicara sebelumnya, Betari Imashita, ketua KOPRI PKC PMII Jawa Tengah yang sangat mengagumi Tiongkok menyebut hasratnya untuk belajar ke negeri Tiongkok itu semakin bergejolak. “Ketika saya membaca beberapa bagian dari buku ini, saya semakin termotivasi untuk belajar ke Tiongkok. Mempelajari budaya mereka dengan lebih dalam” ujar perempuan yang akrab dipanggil Betari itu.

Dibanjiri oleh peserta uang merupakan mahasiswa, jurnalis dan umum, peluncuran buku ini menarik perhatian banyak pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Dekan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang, Mokh Sya’roni, Kepala Sub Bagian Administrasi, Samidi dan jajaran penjabat di lingkungan Fakultas.

Berita Terkait

Praktik Upeti Tambang Emas Ilegal Mencuat di Kapur IX Kembali Disebut, Dugaan Beking Aparat dan Pasokan BBM Ilegal Menguat
Lapas Batam Gelar Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih Dari Handphone Ilegal Narkoba dan Penipuan
Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas II. A. Batam Menyambut Hangat Delegasi Utusan Penjara Malaysia Untuk Mempererat Penyelenggara Layanan Pemasyarakatan
AKP. Pol. Tigor Dabariba Resmi Kapolsek Bengkong Polrestabes Barelang Batam
Kementerian PU Bangun Jembatan Gantung Penghubung TA 2026, Perkuat Konektivitas Desa
Dapur Sppg Yayasan Amanah Cinta Indonesi di Kampung Cigunung di Aspirasi Warga Sekitar
Patroli Mobile Kamtibmas Cipta Kondisi Wilayah Hukum Polsek Batu Aji perihal 3 C – Curat, Curas, Curanmor ke Masyarakat
Wakil Bupati Lebak Tegas Soal IPAL SPPG Lebak Asih: Beri Kesempatan Segera Dibangun, Jika Tidak Satgas Bisa Lapor ke BGN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:08 WIB

Praktik Upeti Tambang Emas Ilegal Mencuat di Kapur IX Kembali Disebut, Dugaan Beking Aparat dan Pasokan BBM Ilegal Menguat

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WIB

Lapas Batam Gelar Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih Dari Handphone Ilegal Narkoba dan Penipuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:32 WIB

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas II. A. Batam Menyambut Hangat Delegasi Utusan Penjara Malaysia Untuk Mempererat Penyelenggara Layanan Pemasyarakatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:27 WIB

AKP. Pol. Tigor Dabariba Resmi Kapolsek Bengkong Polrestabes Barelang Batam

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:07 WIB

Kementerian PU Bangun Jembatan Gantung Penghubung TA 2026, Perkuat Konektivitas Desa

Berita Terbaru