CILACAP | Tabloid Putra Pos – Menjadi pemimpin di tingkat desa bukan sekadar jabatan administratif bagi Kepala Desa Rawaapu Kecamatan Patimuan, dibalik seragam dinasnya, tersimpan prinsip teguh untuk menghadirkan pelayanan tanpa batas yang berlandaskan keikhlasan dan ketulusan hati bagi seluruh warga.
Dedikasi Sepenuh Hati, Balai Desa bukan satu-satunya tempat untuk melayani. “Semangat Pelayanan Tanpa Batas” diwujudkan melalui kesiapsiagaan 24 jam dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Mulai dari urusan administratif hingga persoalan sosial yang mendesak, semua ditangani dengan pendekatan yang humanis, beliau adalah Bambang Wiantoro sapa Akrab Kades Hokem.
”Menjadi Kepala Desa adalah amanah untuk menjadi pelayan, bukan penguasa, setiap ketukan pintu warga adalah panggilan jiwa yang harus dijawab dengan solusi dan senyuman,” ungkapnya saat berbincang dengan Awak Media.
Inovasi dan Kedekatan Sosial
Kepemimpinan di Desa Rawaapu saat ini menitikberatkan pada beberapa pilar utama, yakni Menerapkan birokrasi tanpa berbelit agar warga mendapatkan haknya dengan cepat.
Empati dalam bertugas, Kades turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluh kesah warga secara personal, serta Transparansi Tata Kelola Desa, dengan memastikan setiap kebijakan diambil demi kemaslahatan bersama tanpa ada yang terpinggirkan.
Membangun bersama warga adalah “Prinsip Ikhlas dan Sepenuh Hati” ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan publik.
Warga merasa lebih dihargai dan dilibatkan dalam setiap proses pembangunan desa, hal ini menciptakan harmoni antara Pemerintah Desa dan Masyarakat, yang menjadi pondasi kuat bagi kemajuan Desa Rawaapu ke depannya.
Dengan semangat pengabdian yang tak kenal lelah, Kepala Desa Rawaapu membuktikan bahwa pemimpin sejati adalah ia yang meletakkan kepentingan rakyat di atas segalanya, menjadikan setiap langkah pengabdian sebagai “lbadah dan Dedikasi Nyata Bagi negeri,” ujarnya.
Penulis : Sugeng Suswanto


