Masyarakat Mendukung Adanya UMKM Di Desa Sangiangtanjung 

- Jurnalis

Kamis, 17 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tabloidputrapos.com – Lebak – Rencana pembangunan Kandang Ayam bersekala kecil menengah, yang masuk dalam katagori Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) di Desa Sangiangtanjung Kecamatan Kalanganyar kabupaten Lebak (17/08/2023)

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, bahwa pendiriannya mendapat penolakan warga, diantaranya kampung, Dalung Cilanggong dan Ciwaru Itu tidak benar

Samun Selaku RT, 001/009, Di kampung Dalung, bahwa Masyarakat sangat beraspirasi dan mendukung adanya UMKM di Desa Sangiangtanjung, kerna adanya UMKM justru bisa membantu warga masyarakat kampung dalung dan Cilanggong dan masyarakat yang penganguranpun bisa bekerja adanya UMKM di Desa Sangiangtanjung

Untuk Izin Lingkungan Sebelum, adanya Pembangunan Kandang Ayam Masyarakat kampung Dalung Cilanggong Dan Cikaduen Dan Kampung sekitarnya, sudah bertandatangan. Malah sangat setuju adanya Pembangunan kandang Ayam di Desa Sangiangtanjung, dan kami juga warga masyarakat sekitar bisa bekerja Adanya UMKM, meskipun itu bentuk pembangunan kandang Ayam

Adanya pembanguna Kandang Ayam Itu juga Ada CSR Untuk pemasukan di setiap bulannya mau itu priwisata ataupun kandang Ayam

Seperti diberitakan sebelumnya,
Bahwa Satpol PP Lebak siap menertibkan pembangunan ternak ayam di Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.

Segera kami tertibkan, tapi kami tidak bisa langsung menertibkan begitu saja, kecuali ada pelaporan, Ujar Dartim Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak kepada media

Umumnya masyarakat, kata Dartim mengetahui bahwa Satpol PP adalah instansi penegak Peraturan Daerah (Perda).

Memang betul kami ini instansi penegak Perda, tapi tidak sembarangan melakukan penertiban, karena kami juga ada Standar Operasional Prosedur (SOP) nya” Kata Dartim.

Menyayangkan atas kemalutnya ternak Ayam di Desa Sangiangtanjung ini.
Semua ini terjadi karena diduga didasari oleh sikap tendesius, dan ketatakutan usahanya akan terdampak karena terobsesi dengan konotasi pengelolaan ayam yang dinilai
buruk Padahal Rencana pembangunan kandang ayam tersebut jauh dari Pemukiman.
Bukankah jarak terdekat dari pemukiman minimal 500.M.
dari hasil Obserpasi, keberadaan kandang ayam tersebut jauh dari perkampungan Masyarakat sekitar, dari pembangunan kandang Ayam kekampung itu sekitar 4 atu 5 kiloan jaraknya

Ditambah lagi hanya bersekala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Yang perizinannya cukup diselesaikan oleh Camat setempat, kemudian bila pengelolannya dilakukan secara profesional, maka tidak akan ada yang terdampak, terhadap apa yang di asumsikan, seperti bau kotoran dan kemunculan lalat

Kandang ayam di Sangiangtanjung ini, hanya merupakan bagian kecil saja, yang di UP sehingga kesannya jadi besar dan Viral, padahal itu hanya UMKM, usaha mikro kecil dan menengah, dan di situ untuk perizinan lingkungan juga di ketahui oleh kepala Desa dan Bababisa dan Camat kalanganyar,ujarnya

(Aceng)

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Berita Terbaru