“NO GUSUR NO PARTY” Minta Dukungan ke Rakyat, Dikira Bakal Ngerti Gak Taunya Tak Tau Diri

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“NO GUSUR NO PARTY” Minta Dukungan ke Rakyat, Dikira Bakal Ngerti Gak Taunya Tak Tau Diri

Kota Serang, AMC.id — Terlihat deretan spanduk yang dituliskan Warga Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, saat ratusan masa menggelar aksi demonstrasi dalam hal penolakan penggusuran rumah yang akan dilakukan pihak pemerintah Pemerintah Kota Serang, Provinsi Banten.

“NO GUSUR NO PARTY Minta Dukungan Ke Rakyat Dikira Bakal Ngerti Gak Taunya Tak Tau Diri”!!

Seperti itulah kata yang dituliskan warga disalah satu spanduk. Bahkan selain dari beberapa spanduk lainnya sorak dan pekik warga mengatakan ‘Budi Mundur’. Riuh suara puluhan warga yang terdiri dari kelompok ibu dan bapak-bapak di bantaran sungai Sukadana, pada Rabu (2/7/2025).

Aksi itu dilakukan untuk menolak rencana Pemerintah Kota Serang yang akan menggusur permukiman mereka agar dibatalkan.

Mereka mendesak agar Walikota Serang Budi Rustandi mundur, karena disebut hanya memberi janji manis serta menuntut Budi bertanggungjawab atas nasib mereka yang terdampak rencana normalisasi Sungai Sukadana.

“Kalau benar Walikota Cinta Rakyat, Mana Buktinya?? dalam situasi seperti ini, Budi, selaku Kepala daerah datang dan nongol saja tidak”, ujar salah satu warga yang berada di kerumunan masa aksi demonstrasi, Jl Raya Banten Kasemen Serang pagi hari tadi sekitar pukul 09:00 wib.

Sebelumnya Warga Sukadana diketahui sudah berkumpul di halaman kantor Kecamatan Kasemen sejak pukul 07.00 WIB. Mereka membentangkan spanduk besar bertuliskan sindiran untuk Pemerintah Kota Serang, ‘Janjinya Manis, Tapi Bikin Rakyat Menangis’.

Para warga ini juga meneriakan tuntutan supaya Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang.

“Wahyu mundur, Wahyu mundur,” teriak warga, di depan pintu masuk kantor Kecamatan Kasemen.

Usai menyampaikan beberapa orasi, sebanyak lima orang perwakilan warga Sukadana diminta untuk menghadap ASDA I Kota Serang, Subagyo, dan Camat Kasemen, Kristiyanto, untuk melakukan audiensi. Hingga berita ini ditayangkan, warga Sukadana masih terlihat berkumpul di titik lokasi aksi tepatnya di jalan raya Banten Kasemen Serang.

 

Red:ogan

Berita Terkait

Konstruksi Informasi dan Dinamika Politik : Membedah Fenomena Isu Publik Seputar Figur Utama Aceh Timur
Pendekatan Restorative, Polisi di Takalar Selesaikan Kasus Penganiayaan Lewat Jalan Damai
Reskrim Polres Takalar Optimalkan Pelayanan, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Berkualitas dan Anti Korupsi
Dinas Lingkungan Hidup , Dinas Perizinan Sidak PT Samudra New Indonesia Tanjung Bintang Lampung Selatan
Sinergi Polres Takalar dan Rumah Hukum Indonesia, Dorong Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat
Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama
Personil Satlantas Polres Jeneponto Gelar Pengawasan Simpul Jalan, Kasat Lantas: Teguran dan Edukasi Diberikan
Pendemo tolak audiensi di aula Mapolres Bulukumba, Kapolres Datang dan Temui Peserta Aksi Sambil Duduk di Aspal.  
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:36 WIB

Pendekatan Restorative, Polisi di Takalar Selesaikan Kasus Penganiayaan Lewat Jalan Damai

Rabu, 29 April 2026 - 12:33 WIB

Reskrim Polres Takalar Optimalkan Pelayanan, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Berkualitas dan Anti Korupsi

Rabu, 29 April 2026 - 11:31 WIB

Dinas Lingkungan Hidup , Dinas Perizinan Sidak PT Samudra New Indonesia Tanjung Bintang Lampung Selatan

Selasa, 28 April 2026 - 19:02 WIB

Sinergi Polres Takalar dan Rumah Hukum Indonesia, Dorong Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 18:34 WIB

Tender Rp193,6 Miliar Tanggul NCICD Disorot, Puluhan Peserta Gugur – Kritik Tajam Jumari Purnama

Berita Terbaru

Bisnis

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:08 WIB