Polres Gowa Gelar Simulasi Sispamkota Jelang Pemilu 2024

- Jurnalis

Rabu, 18 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putra Pos-Polres Gowa menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai persiapan menjelang Pemilu 2024. Simulasi tersebut berlangsung di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa, Jalan Andi Mallombasang Kelurahan Sungguminasa Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (18/10/ 2023).

Dalam kegiatan ini, 200 personel Polres Gowa, Pleton Brimob Polda Sulsel, dan personel Kodim 1409/Gowa berpartisipasi, dengan di saksikan oleh Kapolres Gowa AKBP R.T.S Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K., Bupati Gowa Adnan Purichta YL, Dandim 1409/Gowa, Ketua Bawaslu dan Ketua KPU Gowa serta tamu undangan.

Simulasi Sispamkota ini adalah langkah antisipasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024. Dalam skenario simulasi, terdapat situasi kerusuhan dan unjuk rasa yang menuntut perhitungan ulang karena diduga terjadi kecurangan dalam proses Pemilu. Massa tersebut kemudian berbentrok dengan petugas Kepolisian.

Pengamanan dalam simulasi ini ditingkatkan dengan melibatkan pasukan pleton dalmas awal dan pleton negosiator. Ketika massa semakin tidak terkendali dan terjadi pembakaran serta pelemparan batu, petugas menggunakan kendaraaan taktis Armoured Water Cannon  (AWC) Sat Samapta Polres Gowa untuk membubarkan massa.

Situasi semakin anarkis, dan untuk mengatasi hal ini, Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Gowa dan Wanteror, Den 45 Patmor dan PHH Sat Brimobda Polda Sulsel turun tangan dengan menggunakan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Melalui tindakan ini, konsentrasi massa terpecah sehingga situasi dapat kembali kondusif.

Kapolres Gowa menyatakan, bahwa pelaksanaan simulasi Sispamkota ini adalah bagian dari persiapan satuan pengamanan menghadapi kegiatan Pemilu 2024, yang memerlukan keterlibatan mereka di Kabupaten Gowa. Skenario dalam pengamanan kantor KPU dan Bawaslu telah dilatihkan untuk menghadapi Operasi Mantap Brata Pemilu 2024 di Kabupaten Gowa.

Kapolres juga berharap, agar situasi pengamanan Pemilu di wilayah Kabupaten Gowa dapat berjalan aman dan kondusif tanpa ancaman. Namun, jika terjadi gangguan atau ancaman, satuan pengamanan telah siap untuk mengatasi situasi tersebut,”Jangan ada pihak yang membuat Gowa menjadi tidak aman, Siapa pun itu, Saya akan tindak tegas,” tegas Kapolres.

Kapolres mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah berpartisipasi dalam latihan dan pelaksanaan simulasi ini.
(Romiani)

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Bisnis

Dolar Naik, Apa Dampaknya ke Keuangan Sehari-hari?

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:42 WIB

Berita terkini

Antusiasme Warga Menanti Sertipikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:05 WIB