Prostitusi Berkedok Spa Dan Panti Pijet Menjamur Di Kota Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabloid Putrapos Kota Bekasi —Melanjuti dari pemberitaan awal mengenai adanya dugaan praktek prostitusi yang di bungkus dengan spa dan panti pijat di kawasan ruko Central Niaga Kalimalang Bekasi depan Gedung Islamic Center Kota Bekasi ini, ternyata memang sangat sulit untuk di buktikan, demikian seperti apa yang di tuturkan oleh Aldo selaku Kasie Trantibum saat di temui oleh awak media di Mako Satpol PP Kota Bekasi (12/01/2024).

Sulit dibuktikan bukan berarti tidak bisa di hentikan, karena kasus kasus seperti prostitusi di lokasi spa dan panti pijat seperti ini memang sudah sangat lihai dalam melakukan aksinya. Namun pepatah lama bukanlah hanya sebuah kata kata yang tidak bermakna, ‘sepandai pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga’ dan ‘Serapat-rapatnya menyembunyikan bangkai, pasti akan tercium juga baunya’.

Dari pepatah diatas dan dari apa yang di utarakan oleh Kasie Trantibum tersebut bila di tarik benang merah akan menyeruak suatu polemik yang pelik. Dari proses perijinan awal, sampai dengan syarat tata bangunan yang semestinya di terapkan. Semua ini guna mencegah adanya praktek prostitusi terselubung yang di bungkus dengan spa dan panti pijat.

Aturan seperti tidak boleh menggunakan pintu tapi harus memakai gordeng sudah di laksanakan, namun tetap saja praktek prostitusi bisa di lakukan di tempat seperti itu. Birahi memang salah satu fitrah alami manusia dan ekonomi juga menjadi suatu kebutuhan yang harus di penuhi. Akan tetapi tidak juga harus dengan melanggar norma masyarakat apalagi norma agama untuk memenuhi itu semua.

Klarifikasi yang telah di utarakan oleh salah satu manager spa tersebut di kantor Satpol PP adalah klatifikasi yang standar dan lumrah. Tinggal sejauh mana pihak Pemkot Bekasi dalam hal ini adalah Satpol PP sebagai penegak Perda, mau membenahi masalah prostitusi yang dibungkus spa dan panti pijat ini agar tidak kian menjamur.

Jangan lah Kota Bekasi kita tercinta ini dijadikan sarang prostitusi. Kepedulian dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan lingkungan sangat di harapkan guna menciptakan Kota Bekasi Kota Patriot. Kota yang mempunyai ‘Semangat pengabdian untuk perjuangan bangsa’. Bangsa yang mempunyai adat ketimuran dan bangsa yang menjunjung tinggi norma-norma agamanya.

Bagas ariebowo

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Kongres Rakyat Nasional digagas Forwatu Banten, Restorasi MBG hingga Stop MBG Digaungkan
Semarak di Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijrah 2026 Ratusan Warga Masyarakat Cikupa Laksanakan Pawai Obor
King Naga Siap Turunkan Penasehat Hukum, Tantang Ketegasan Bupati Lebak soal Dugaan Hoaks Jual Beli Jabatan
Diduga Kapolres Binjai: Terima Setoran dari Bandar Judi Tembak Ikan Ikan
Momentum Ramadan, Presiden Prabowo Buka Puasa Bersama Tokoh dan Pimpinan Ormas Islam
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Jumat, 24 April 2026 - 17:37 WIB

Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara

Rabu, 22 April 2026 - 16:23 WIB

“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:19 WIB

Kongres Rakyat Nasional digagas Forwatu Banten, Restorasi MBG hingga Stop MBG Digaungkan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:53 WIB

Semarak di Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijrah 2026 Ratusan Warga Masyarakat Cikupa Laksanakan Pawai Obor

Berita Terbaru