SOPIR MOBIL KAMPAS BARANG CAMPURAN DILAPORKAN DUGAAN PENIPUAN, TEGASKAN DIPAKSA BUAT KWITANSI FIKTIF ( PALSU )OLEH GUSTI AYU KD PARWATI.

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA, 25 April 2026 – Seorang sopir mobil kampas bernama Cecep Agus Santoso (41 tahun), warga Desa MulYorejo, Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara, menerima surat somasi dari Polsek Sukamaju terkait laporan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

Laporan Polisi Nomor LP/B/19/lV/2026/SPKT/POLSEK SUKAMAJU/PORES LUWU UTARA/POLDA SULAWESI SELATAN yang dibuat pada 20 Januari 2026.

Menanggapi kasus yang menjerat dirinya, Cecep menyatakan keberatan dan membantah seluruh tuduhan yang disampaikan. “Saya tidak pernah merasa menipu ataupun menggelapkan uang bos saya. Selama tiga tahun bekerja dengan Ibu Gusti Ayu Kd Parwati, saya selalu menuruti semua perintah, baik soal penentuan harga barang maupun penyerahan seluruh hasil penjualan sesuai jumlah barang yang terjual,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.Ia pun menyampaikan kebingungannya dengan duduk perkara yang terjadi. Menurut keterangannya, dirinya pernah dipaksa untuk membuat kwitansi palsu yang tidak sesuai dengan kenyataan atau kwitansi fiktif oleh pihak yang melaporkannya. Kerugian yang timbul kemudian dibebankan sepenuhnya kepada dirinya.

Lebih dari itu, Cecep mengaku sempat mendapat tekanan hingga akhirnya bersedia mencicil pembayaran kerugian sebesar Seratus Delapan Puluh Juta yang dituduhkan kepadanya. “Kenapa saya mau mencicil itu karena saya sering didatangi orang-orang yang saya duga adalah preman. Mereka mengaku sebagai suruhan dari bos saya dan membuat saya merasa takut,” tambahnya.

Padahal kalau dipikir-pikir, uang gaji saya yang ada sama bos saya, karena pada saat saya diajak kerja sama dia, saya dijanjikan gaji sebesar Dua Juta per ret. Sementara selama saya kerja sama dia , saya hanya dikasi gaji hanya Satu juta saja per ret, selama tiga tahun lamanya, sementara dalam satu bulannya saya rata ratakan saja Lima rets saja, saya berusaha meminta sisa gajih sy Bos bilang sementara itu kita terima, jadi kalau dihitung-hitung berarti uang sisa gaji saya yang ada sama bos saya selama tiga tahun lama nya.

Sebagai orang yang berasal dari keluarga kurang mampu, Cecep berharap aparat penegak hukum dapat bersikap adil dan objektif dalam menangani permasalahan ini. “Berhubung saya orang yang tidak punya banyak harta. Harapan saya semoga pihak Polsek dapat bersikap bijak dan mengambil keputusan yang benar-benar sesuai dengan fakta yang ada,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, baik pihak pelapor maupun jajaran Polsek Sukamaju belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut

Redaksi : Jelajahperkara2.Com

Mariyanto.

Berita Terkait

ETLE Handheld Beroperasi , Kapolres sampaikan Pelanggaran Kasat Mata Masih Dominan
Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Skala Besar, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Desk Ketenagakerjaan Polri Tunjukkan Kinerja Nyata, Sejalan dengan Arahan Presiden pada May Day 2026
Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan
Lemkapi Puji Kinerja Polri Amankan May Day 2026
Bhabinkamtibmas Sambang Warga, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas.
Kapolres Kediri Hadiri Tradisi Tebu Manten PG Ngadirejo, Dukung Kelancaran Musim Giling 2026
PBPI Kabupaten Kediri Resmi Dilantik, Kehadiran Kapolres Perkuat Dukungan Pembinaan Atlet
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:35 WIB

ETLE Handheld Beroperasi , Kapolres sampaikan Pelanggaran Kasat Mata Masih Dominan

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:57 WIB

Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Skala Besar, Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:26 WIB

Lemkapi Puji Kinerja Polri Amankan May Day 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:34 WIB

Bhabinkamtibmas Sambang Warga, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas.

Berita Terbaru