Terkait Proyek Aspirasi, Diduga Kurang Pengawasan  

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tabloidputrapos.com – Lebak – Diduga, pembangunan sarana dan prasarana jalan poros Desa di dua titik yakni, di Kampung Coo Barat, Desa Coo dan Kampung Bagu, Desa Ciminyak terkesan asal jadi. Pembangunan jalan yang berupa Hotmix ini hasil dari program aspirasi tidak terpampang papan informasi atau papan proyek, hal itu membuat reaksi semua kalangan.

Hal tersebut menuai tanggapan kurang sedap dari aktivis Lebak khususnya Lembaga Swadaya Masyarakat Gema Nasional Indonesia (LSM-GNI) yang notabenenya bermarkas diwilayah lebak utara (20/10/2023)

Saat ditemui awak media, ketua GNI Ohim Risdianto mengaku tidak mengetahui kalo ada proyek aspirasi diwilayah muncang, namun dirinya pernah melewati jalan dikampung bagu Desa Ciminyak ada proyek pembangunan jalan hotmik,

“Ya, saya gak tau kalo proyek aspirasi karena dilokasi tidak terlihat papan informasi,”ucapnya.

Selain dari segi kelengkapan proyek, sambung dia, semua ketentuan dan aturan harus dilaksanakan atau dipakai. Pengawasan atas keberlangsungan proyek ini juga harus ketat, pihak Dinas selaku pengawas atau PPTK harus turun ke titik lokasi.

“Ini jelas lemah dalam pengawasan dari Dinas terkait. Kalau kurang pengawasan dari pihak Dinas, saya khawatir ini akan berdampak pada kwalitas pembangunan nantinya,” tegasnya.

Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi awak media Kabid Pembangunan dan pemeliharaan Dinas PUPR Kabupaten Lebak Hamdan mengatakan jika dirinya sudah menegur pelaksana proyek dan konsultan agar papan informasi dipasang.

“sudah saya ingatkan agar dipasang papan informasi/proyek namun membandel,”ucapnya.

Terkait kualitas pekerjaan masih kata hamdan, nanti kita akan uji laboratorium apakah sesuai atau tidak dengan spesifikasi,”ucapnya lagi

(HR TIM FORWAL)

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Berita Terbaru