Tumbang Di Pileg, Keluarga JB Akan Digeser Oleh Elite Parpol Di Pilkada Lebak

- Jurnalis

Minggu, 3 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Rizwan Comrade

tabloidputrapos.com – Lebak – Perjuangan rakyat Lebak untuk menumbangkan Dinasti Lebak berbuah manis, Keluarga Jayabaya atau Dinasti JB dipastikan tidak ada yang lolos ke Senayan pada Pemilihan Legislatif (PILEG) 14 Februari kemarin.

Berdasarkan rekapitulasi KPU di https://pemilu2024.kpu.go.id tanggal 03 Maret 2024, Iti Octavia Jayabaya dari Partai Demokrat hanya meraih suara 45.343 kalah dari Rizki Aulia Rahman Natakusumah dengan raihan suara 73.852. Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dari PDIP hanya meraih suara 18.766 kalah dari Tia Rahmania 25.195 dan Bonie Triyana 24.234, sementara Vivi Sumantri Jayabaya dari Perindo hanya meraih suara 4.684 dan Moch. Farid Dermawan kalah di DPD RI. Data yang masuk sudah 75,20% dan semuanya memiliki peluang kecil, bahkan gagal lolos ke Senayan.

Tumbangnya Keluarga Jayabaya di Pileg 2024 jadi issue panas dan ramai diperbincangkan oleh publik, dan hal ini semakin meyakinkan masyarakat bahwa kita akan gaungkan kembali agar rakyat Lebak selektif memilih calon pemimpin Lebak kedepan.

Runtuhnya Dinasti JB juga jadi peluang besar bagi terbukanya ruang Demokrasi di Lebak, elite partai politik bisa meramaikan bursa pencalonan pada Pilkada Lebak 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Bupati Lebak periode 2024-2029.

Nama-nama yang sudah hangat di publik yaitu H. Ade Sumardi dari PDIP yang juga Mantan Wakil Bupati Lebak yang sekarang lolos jadi anggota DPRD Provinsi Banten, Drs. H. Iip Makmur ketua PKS Lebak dan lolos jadi anggota DPRD Provinsi Banten, H. Oong Syahroni dari Gerindra yang juga Anggota DPRD Provinsi Banten dan banyak tokoh lain yang ikut meramaikan bursa pencalonan di PILKADA Lebak.

Saya melihat Pilkada Lebak 2024 akan sangat seru karena peta politik di Lebak berubah, banyak sosok yang muncul diluar keluarga Dinasti, bahkan banyak partai yang sudah berani menggeser posisi Dinasti di Lebak pada kontestasi politik, baik pemilihan Legislatif bahkan Pilkada Lebak.

Berita Terkait

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Semarak di Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijrah 2026 Ratusan Warga Masyarakat Cikupa Laksanakan Pawai Obor
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 17:37 WIB

Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara

Berita Terbaru