Ulama Perempuan: Jangan Khawatir, yang Mendukung RUU TPKS Lebih Banyak

- Jurnalis

Jumat, 14 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabloid putra pos.Jakarta, 13 Januari 2022* – Anggota Jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia atau KUPI, Nur Rofiah dalam pertemuan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani, bersama tokoh perempuan lain, menyebut penolakan terkait Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) atas nama agama Islam hanya bersifat parsial.

Menurutnya umat Islam yang mendukung lebih banyak dari pada yang menolak RUU inisiatif DPR tersebut.

Nur mengaku telah menginisiasi istighasah virtual yang diikuti ratusan pesantren untuk mendoakan agar RUU TPKS segera disahkan. 

“Jadi kalau sampai ada yang menolak RUU TPKS menjadi Undang-Undang atas nama Islam jangan khawatir Mbak Puan, karena yang mendukung jauh lebih banyak,” ujar Nur Rabu 12 Januari 2022.

Bagi Nur bagaimana seseorang dilahirkan adalah hal yang tidak bisa dipilih, termasuk dilahirkan sebagai perempuan.

 Namun perempuan kerap mendapat perlakuan yang tidak adil, karena hal yang berada di luar kuasa mereka.

“Perempuan sangat rentan mengalami ketidakadilan. Misalnya stigmatisasi, marginalisasi, suberinasi, kekerasan karena hanya ‘menjadi’ perempuan,” tuturnya.

Nur mengatakan RUU TPKS dapat membantu mewujudkan salah satu tujuan Islam yakni sistem kehidupan yang adil bagi semua orang. Karena Islam melarang kedzaliman dan ketidakadilan, termasuk bagi perempuan.

“RUU TPKS dapat segera disahkan dan menjadi payung untuk tiap perempuan agar mendapat keadilan dan mendapat perhatian yang memadai. Tujuan Islam adalah mewujudkan sistem kehidupan yang menjadi anugerah bagi semesta termasuk untuk perempuan,” pungkas Nur.

Dukungan serupa sempat dilontarkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ketua Korps PMII Putri Cabang Lamongan Rifa Nur Diana Arofa mengatakan RUU TOPS mendesak agar terbentuk jelas sistem yang bisa menghapus kekerasan seksual.

“Dengan disahkannya RUU ini, kita dapat melindungi bangsa kita dengan menciptakan sistem pencegahan, pemulihan, penanganan, dan rehabilitasi yang benar-benar dapat menghapuskan kekerasan seksual,” ungkap Rifa dikutip dari beritajatim.com.

Menanggapi aspirasi Puan Maharani mengatakan dirinya memahami akan mendesaknya RUU TPKS. Namun ia menekankan agar semua pihak mengikuti prosedur dan memberi waktu untuk lebih luas menjaring aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan.

“Apa yang terjadi di agama Islam tentu beda dengan di agama Kristen, apa yang di agama Kristen tentu beda dengan apa yang biasa kita lakukan di agama Islam dan lain sebagainya. Masukan yang tadi sudah disampaikan oleh ibu, mbak, adik-adik, dan mas-mas ini semua tentu saja memberikan saya kekuatan untuk bisa melaksanakan ini sebaik baiknya,” kata Puan.

(Muksim)

Berita Terkait

Libur Lebaran, Kapolres Kediri Kota Cek Taman Rekreasi dan Objek Wisata
Polres Kediri Sidak Pasar Tradisional Pastikan Bahan Pokok Aman dan Stabil
Kakek Tunawisma Ditemukan Tak Bernyawa di Area Perhutani Gunung Maskumambang 
Berantas Segala Bentuk Penyakit Masyarakat, Polres Kediri Kota Berhasil Amankan Pelaku Judi Hingga Prostitusi
Polres Kediri Siagakan 581 Personel Gabungan Layani Pemudik di Operasi Ketupat Semeru 2024
Polres Probolinggo Sediakan Layanan Gratis Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Selama Mudik Lebaran 
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H Polres Tanjungperak Berhasil Ungkap 55 Kasus 60 Tersangka Diamankan
Bersama Pertamina, Polda Jatim Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji di Jawa Timur Aman Selama Lebaran Idul Fitri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 18:15 WIB

Libur Lebaran, Kapolres Kediri Kota Cek Taman Rekreasi dan Objek Wisata

Sabtu, 13 April 2024 - 14:28 WIB

Polres Kediri Sidak Pasar Tradisional Pastikan Bahan Pokok Aman dan Stabil

Selasa, 9 April 2024 - 15:53 WIB

Kakek Tunawisma Ditemukan Tak Bernyawa di Area Perhutani Gunung Maskumambang 

Selasa, 9 April 2024 - 13:20 WIB

Berantas Segala Bentuk Penyakit Masyarakat, Polres Kediri Kota Berhasil Amankan Pelaku Judi Hingga Prostitusi

Selasa, 9 April 2024 - 12:00 WIB

Polres Probolinggo Sediakan Layanan Gratis Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Selama Mudik Lebaran 

Selasa, 9 April 2024 - 11:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H Polres Tanjungperak Berhasil Ungkap 55 Kasus 60 Tersangka Diamankan

Senin, 8 April 2024 - 15:10 WIB

Bersama Pertamina, Polda Jatim Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji di Jawa Timur Aman Selama Lebaran Idul Fitri

Senin, 8 April 2024 - 14:49 WIB

Jelang Lebaran, Polres Kediri Salurkan Ratusan Paket Zakat Fitrah

Berita Terbaru