Viral Skandal Pengoplosan BBM Mega Korupsi Rp 1.000 Triliun : IAW Desak Hukuman Mati Bagi Para Pelaku

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabloid Putrapos Jakarta — Masyarakat Indonesia saat ini tengah menghadapi skandal kejahatan besar berupa pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dugaan kejahatan ini dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan negara dengan modus mengoplos BBM jenis Pertalite RON 90 menjadi Pertamax RON 92. BBM hasil oplosan tersebut kemudian dijual melalui seluruh SPBU Pertamina di Indonesia.

Sindikat mafia yang diduga telah mengakar dalam birokrasi lembaga pemerintahan menjadi dalang di balik skandal ini. Dugaan korupsi ini menyeret nama PT Pertamina Patra Niaga, yang dituding menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 193,7 triliun per tahun. Bahkan, total kerugian negara dari tahun 2018 hingga 2023 diperkirakan membengkak hingga Rp 1.000 triliun.

Kejahatan ini diduga telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak 2018 hingga 2023. Modusnya adalah dengan membeli BBM jenis Pertalite RON 90 namun melaporkannya sebagai Pertamax RON 92. Akibatnya, masyarakat sebagai konsumen tertipu, dan negara mengalami kerugian ekonomi yang sangat besar.

Kasus ini terjadi di seluruh wilayah Indonesia, dengan SPBU Pertamina sebagai jalur distribusi utama BBM oplosan tersebut. Dampaknya meluas ke seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk sektor ekonomi yang semakin terpuruk.

Skandal ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencerminkan lemahnya penegakan hukum di Indonesia. Sindikat mafia yang menguasai birokrasi membuat hukum tak berdaya, sementara rakyat terus menjadi korban. Indonesia Accountability Watch (IAW) menilai bahwa korupsi semacam ini merupakan pengkhianatan terhadap negara dan rakyat.

IAW menagih janji dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi. Mereka mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan para pelaku dihukum seberat-beratnya. IAW juga mengusulkan agar hukuman mati diterapkan bagi pelaku mega korupsi ini, mencontoh keberhasilan Zhu Rongji di Tiongkok dalam memberantas korupsi.

Selain itu, IAW meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk :

1.Mengusut dan menangkap pelaku kejahatan pengoplosan BBM.

2.Mengungkap dalang intelektual di balik skandal ini.

3.Membuka kasus ini secara transparan kepada masyarakat.

4.Menjadikan kasus ini sebagai momentum penerapan hukuman mati bagi para koruptor.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas pemerintah dalam menangani kasus ini. Apakah Presiden Prabowo Subianto akan menepati janjinya untuk memberantas korupsi di negeri ini. (tim/red)

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Kongres Rakyat Nasional digagas Forwatu Banten, Restorasi MBG hingga Stop MBG Digaungkan
Semarak di Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijrah 2026 Ratusan Warga Masyarakat Cikupa Laksanakan Pawai Obor
King Naga Siap Turunkan Penasehat Hukum, Tantang Ketegasan Bupati Lebak soal Dugaan Hoaks Jual Beli Jabatan
Diduga Kapolres Binjai: Terima Setoran dari Bandar Judi Tembak Ikan Ikan
Momentum Ramadan, Presiden Prabowo Buka Puasa Bersama Tokoh dan Pimpinan Ormas Islam
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Jumat, 24 April 2026 - 17:37 WIB

Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara

Rabu, 22 April 2026 - 16:23 WIB

“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:19 WIB

Kongres Rakyat Nasional digagas Forwatu Banten, Restorasi MBG hingga Stop MBG Digaungkan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:53 WIB

Semarak di Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijrah 2026 Ratusan Warga Masyarakat Cikupa Laksanakan Pawai Obor

Berita Terbaru

Bisnis

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:08 WIB