Walikota Serang Di Minta Jangan Tutup Mata : Urugan Sawahluhur Menelan Korban Aliansi Serang Utara Siap Turun Aksi

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota serang,” Putrapos. Com. -.

 

Adanya kegiatan pengurugan di kelurahan Sawahluhur . Tidak jelas perutukan lahan tersebut buat apa sama sekali tidak adanya Papan Informasi Proyek dilokasi kegiatan . Dan juga sudah memakan korban jiwa dalam kegiatan yang menggunakan Kendaraan besar indek 24 melebihi muatan kapasitas Jalan provinsi .

 

Rasidi ” Korlap Aksi Presidium Aliansi Serang Utara ( AL SERUT) Provinsi Banten. Mengatakan” apa yang sudah diberitakan oleh salah satu media Online . Yang isinya”JANGAN MEMBUAT GADUH DAN ISU NEGATIF’ itu kami pertanyakan Maksudnya. Dan siapa yang membuat gaduh pada pengurugan disawahluhur, ini jaman Reformasi setiap warga berhak Berdemokrasi dan media sebagai pilar ke 4 untuk memberikan Informasi.

 

Lanjut ” Rasidi” kalau tidak mau dipublikasikan pasang papan Informasi di lokasi tersebut. Apapun bentuk kegaitan swasta maupun pemerintah harus jelas terpasang. Biar masyarakat tidak mempertanyakan kegiatan tersebut. Jadi yang buat Gaduh dan Negatif siapa tolong dijawab dengan jelas dan terbuka.

 

Bhakrudin” korlap Aksi 2 yang juga ketua DPC LSM Siliwangi Bersatu kota Serang berkomentar”Pemerintah kota Serang, Diduga tidak berdaya menghadapi satu peusahaan yang melakukan pengurugan Lahan Empang di Sawahluhur, tidak ada tindakan maupun penertiban. Padahal sudah jelas pengurugan tersebut tidak adanya plang Papan Informasi Proyek tapi seakan adanya pembiaran.

 

Lanjut” Bhakrudin” wajar elemen masyarakat, tokoh ulama , LSM ,ormas dan Media menanyakan kegiatan tersebut, akah untuk jalan masuk utama, buat lahan Industry atau Akses PIK2 nantinya. Itu yang masih dipertanyakan publik selama ini.

 

Babay Muhedi” Danlap Aliansi Serang Utara adanya laka lantas oleh kendaraan angkutan Tanah mengatakan” kami akan lakukan Aksi susulan ke Dishub Banten dan Kapolda Banten perihal kendaraan melebihi muatan MST Tersebut. Ini jelas selama ini adanya pembiaran terhadap pengusaha Angkutan Tanah tersebut yang diduga kebal Hukum.

 

Lanjut ” babay” dan kami minta kepada Polda Banten untuk segera tertibkan Tambang Galian C diwilayah Gunung Pinang dan lingkar selatan yang selama ini terus beroperasi tanpa ada penertiban pada galian tersebut.ini sudah jelas galian c tersebut sudah merusak alam di Banten dan dampaknya wilayah Provinsi Banten terdampk Musibah Banjir dan lainya yang merugikan rakyat banten.

(RED)

Berita Terkait

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe
Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:59 WIB

Jusuf Hamka Akan Kembalikan TPI Ke Tutut Soeharto, Usai Kalahkan Hary Tanoe

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Bisnis

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:08 WIB