Realisasi ADD dan DD Pangkalan Gondai Diduga Dikelola Secara Tertutup Oleh Kades

- Jurnalis

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tabloidputrapos.com – PELALAWAN – Realisasi dana ADD (Alokasi Dana Desa) dan DD (Dana Desa) di Desa Pangkalan Gondai pada masa kepemimpinan Kades Aman L saat ini diduga kuat ada penyimpangan, pasalnya penggunaan dana tersebut tidak terbuka kepada masyarakat.

Hal itu di ketahui dari masyarakat Desa Gondai yang merasa kecewa atas kepemimpinan Aman L selaku Kepala Desa (Kades) saat ini.

Salah seorang masyarakat yang tidak ingin dituliskan identitasnya mengaku bahwa selama Aman L menjadi Kepala Desa Pangkalan Gondai, tidak ada pembangunan baru yang terlihat, baik dari dana ADD maupun DD.

“Selama 3 tahun pak Aman jadi Kepala Desa, nggak ada kami lihat adanya pembangunan baru disini,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (7/5/2024).

Parahnya lagi, narasumber mengaku bahwa tidak pernah dilakukan rapat ataupun musyawarah bersama masyarakat sebelum menggunakan atau merealisasikan dana ADD dan DD.

“Tidak pernah kami dibawa rapat atau musyawarah oleh aparatur desa. Kami pun tidak tau selama ini apa yang dibangun dan kemana arah dana itu,” ungkapnya lagi.

Selain realisasi ADD dan DD, ternyata ada beberapa hal lagi yang dikeluhkan oleh sejumlah warga namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa.

“Bukan hanya itu pak. Pembagian bantuan aja kadang nggak jelas. Kadang kami sendiri yang mencari tau kalau ada bantuan, padahal aturannya aparatur desa harus melakukan pendataan dulu, tapi ini tidak. Seolah mereka diam-diam aja,” pungkasnya.

Kepala Desa Pangkalan Gondai, Aman L, tidak berhasil dikonfirmasi walaupun awak media telah bebarapa kali datang ke kantor Desa Pangkalan Gondai. Beberapa kali dihubungi melalui telepon tidak ada jawaban, bahkan pesan melalui WhatsApp juga tidak ada balasan.

(Tim)

Berita Terkait

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta
Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul
Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas
Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara
SPPG Mulyadadi 003 di Segaralangu Resmi Dilaunching, Sinergi Bersama Wujudkan Generasi Sehat
“Fantastis” Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Pagar Alam 2026 Tembus Rp.9 Miliar, Pola Berulang Picu Sorotan Tajam
Semarak di Malam Takbiran Idul Fitri 1447 Hijrah 2026 Ratusan Warga Masyarakat Cikupa Laksanakan Pawai Obor
Berita ini 263 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:18 WIB

Aset Daerah Diduga “Disembunyikan”, Properti Investasi Pemkot Pagar Alam Tak Disajikan Sesuai Fakta

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

Ratusan Aset Tanah Pemkot Pagar Alam Bermasalah, Sertifikat Tak Jelas hingga Data Amburadul

Sabtu, 25 April 2026 - 09:24 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOSP di SDN 49 Pagar Alam : Rekayasa Laporan, Penyalahgunaan Wewenang, hingga Indikasi KKN — Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 25 April 2026 - 09:22 WIB

Skandal Dana BOS di Pagar Alam: Honorarium ASN Rp527,6 Juta Diduga Menyimpang, Praktik Sistemik Terbongkar — Wali Kota Wajib Bertindak Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 17:37 WIB

Diduga Pembangunan Jalan Onderlagh di Desa Negara Batin Sangat Merugikan Negara

Berita Terbaru