Perkuat Dukungan Infrastruktur Air Krakatau Pipe Resmi Memulai Pengiriman Perdana Proyek Karian

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, 28 April 2026 – PT Krakatau Pipe Industries (Krakatau Pipe) sebagai salah satu anak usaha Krakatau Steel Group bersama PT Bakrie Pipe Industries menyelenggarakan seremoni pengiriman perdana untuk pipa Proyek Construction of Karian Dam – Serpong Water Conveyance System (Proyek Karian) Paket 2 dan 3 pada akhir minggu lalu. Adapun acara ini dihadiri oleh yang dihadiri oleh Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air-Midian Wahyu Tukuboya beserta Tim BBWS C3 Kementerian PU, PPK ATAB 1 (Pejabat Pembuat Komitmen Air Tanah Air Baku)-Nur Widyaningsih Maria Immaculata, Konsultan Proyek, Direktur SEAPI (Southeast Asia Pipe Industries) -Dedy Kurnia dan Kontraktor Pelaksana Paket 2 (PP-JO/Pembangunan Perumahan-Joint Operation) dan Paket 3 (WIKA-JO/Wijaya Karya-Joint Operation).

Proyek Karian Dam – Serpong Water Conveyance System (KSCS) adalah Proyek
Strategis Nasional (PSN) untuk menyalurkan air baku dari Bendungan Karian di
Lebak ke Serpong, Tangerang Selatan. Dengan pipa sepanjang kurang lebih 43 km, proyek ini
menargetkan pemenuhan kebutuhan air minum 1,84 juta jiwa (368.000 sambungan
rumah) di Banten dan DKI Jakarta

Proyek Karian merupakan
salah satu bendungan terbesar ketiga di Indonesia
(volume 314,7 juta) yang menjadi sumber air utama dan berperan
penting dalam mendukung penyediaan air baku dan penguatan infrastruktur sumber
daya air.  

Direktur
Produksi & Teknologi Krakatau Pipe, Erwin Saputra, menyampaikan bahwa
pengiriman perdana ini merupakan milestone penting dalam rangkaian
pelaksanaan proyek tersebut. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan
proyek berjalan  sesuai standar terbaik.
Pengiriman perdana ini menjadi langkah awal yang menegaskan kesiapan kami dalam
mendukung keberhasilan Proyek Karian, baik dari sisi kualitas maupun ketepatan
waktu,” tambah Erwin Saputra.

Sebelum
dimulainya proses distribusi, Perseroan telah terlebih dahulu melaksanakan
kegiatan Factory Acceptance Test (FAT) sebagai bagian dari proses
pengendalian mutu. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh
spesifikasi teknis, standar kualitas, serta persyaratan kontrak telah terpenuhi
sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.

Dalam
proyek ini, Krakatau Pipe dipercaya untuk memasok pipa dengan total 10.390 ton
atau sepanjang 16.464 meter jenis Submerged Arc Welding (HSAW). Pipa
dengan dimensi 72 Inch dan 80 Inch  ini
diproduksi dengan spesifikasi AWWA C200, standar internasional untuk pipa baja
distribusi air yang memiliki kekuatan tinggi, ketahanan terhadap tekanan, serta
durabilitas jangka panjang, sehingga sangat sesuai untuk mendukung
infrastruktur penyediaan air berskala besar.

Dalam
kesempatan terpisah, Direktur Utama Krakatau Pipe, Hengki Purwoko menyampaikan
bahwa “PT Krakatau Pipe Industries sebagai bagian dari Krakatau Steel Group
turut berbangga dapat berpartisipasi dan dipercaya dalam proyek Karian
Dam – Serpong Water Conveyance System-KSCS
dan hal ini merupakan wujud
kontribusi nyata industri baja nasional dalam mendukung infrastruktur
berkelanjutan”.

Adapun
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan
bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari penguatan sinergi di dalam
Krakatau Steel Group untuk mendukung kedaulatan infrastruktur nasional.
“Krakatau Steel Group berkomitmen penuh memberikan dukungan strategis
kepada setiap anak usahanya, termasuk Krakatau Pipe, untuk terus menjadi garda
terdepan dalam menyuplai kebutuhan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Keterlibatan kami dalam proyek Karian Dam – Serpong Water Conveyance System ini
adalah wujud nyata dedikasi perusahaan untuk menghadirkan solusi pipa baja
berkualitas tinggi yang memiliki ketahanan jangka panjang,” tambah Dr
Akbar Djohan.

Langkah ini 
sejalan dengan visi transformasi Krakatau Steel Group dalam memperkokoh
ekosistem industri baja domestik. “Kami memastikan bahwa setiap produk
yang dihasilkan oleh grup memenuhi standar internasional dan mengoptimalkan
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Melalui pengiriman perdana ini, Krakatau
Steel Group membuktikan kesiapannya dalam mengakselerasi pembangunan
infrastruktur vital, khususnya di sektor pengolahan dan distribusi air baku
bagi masyarakat luas.” tutup Dr. Akbar Djohan yang
juga menjabat sebagai Chairman IISIA (The Indonesia Iron & Steel Industry
Association) dan ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia)/ILFA.

Adapun program kerja ini selaras dengan Asta Cita
Presiden Prabowo Subianto untuk kemakmuran Bangsa dan Masyarakat Indonesia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime
Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?
Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank
Lupromax Mechanic Connect 2026 – Jabodetabek : Bangun Relasi dan Apresiasi Mitra Bengkel
Rahasia Kontraktor Hemat: Bukan di Harga, Tapi di Pemilihan Material
Pena Petrofin Awards 2026: “Connecting Your Energy”, Elnusa Petrofin Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Insan Pers di Momentum Perjalanan 30 Tahun Menghantarkan Energi
Dorong Penetrasi Pasar Daerah, BRI Finance Hadirkan Pameran Otomotif di Banyuwangi
Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:04 WIB

Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

Selasa, 28 April 2026 - 18:20 WIB

Perkuat Dukungan Infrastruktur Air Krakatau Pipe Resmi Memulai Pengiriman Perdana Proyek Karian

Selasa, 28 April 2026 - 17:50 WIB

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

Selasa, 28 April 2026 - 17:25 WIB

Lupromax Mechanic Connect 2026 – Jabodetabek : Bangun Relasi dan Apresiasi Mitra Bengkel

Selasa, 28 April 2026 - 17:21 WIB

Rahasia Kontraktor Hemat: Bukan di Harga, Tapi di Pemilihan Material

Berita Terbaru

Bisnis

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:50 WIB