Aipda Jonni Rahmad Antar Nurul Aini, Anak Pemulung Pidie Jaya, ke LKSA KinderHut Aceh Besar

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya – Ketulusan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Aipda Jonni Rahmad, Banit SPKT II Polres Pidie Jaya. Bersama rekan dari Dinas Sosial Pidie Jaya, Ari Khan, ia mengantarkan seorang anak dari keluarga kurang mampu, Nurul Aini (12), asal Gampong Rhieng Krueng, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) KinderHut di Indrapuri, Aceh Besar, Jumat (18/7/2025).

Bagi Aipda Jonni, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. Di tengah kesibukannya sebagai anggota SPKT, ia tetap meluangkan waktu untuk aksi sosial yang berarti bagi masyarakat miskin di Pidie Jaya.

Kisah ini bermula pada Selasa (10/6/2025), saat ia bertemu Nurul Aini dan ibunya, Tihalimah (42), yang sedang memulung di sekitar Simpang Empat Jembatan Layang Meureudu. Saat ditanya, Nurul mengaku terpaksa memulung demi mengumpulkan uang untuk membeli seragam sekolah agar bisa melanjutkan ke tingkat SMP.

Tersentuh hatinya, Aipda Jonni kemudian membelikan Nurul perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, tas, hingga pakaian sehari-hari pada Senin (16/6/2025). Tidak berhenti di situ, bersama Ari Khan dan TKSK Meureudu, Fandi, ia juga mengunjungi keluarga Nurul untuk meminta izin agar Nurul dapat melanjutkan pendidikan di LKSA KinderHut melalui jalur khusus.

Dengan dukungan sahabat-sahabat Rehsos dan Dinas Sosial, pengurusan administrasi kelengkapan masuk sekolah Nurul akhirnya tuntas. Pada Jumat (18/7/2025), Aipda Jonni, Ari Khan, dan Sekdes Rhieng Krueng mengantarkan langsung Nurul ke LKSA KinderHut, yang diterima oleh pengelola yayasan, Zaki.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan rasa empati kepada anak-anak yatim dan fakir miskin di Pidie Jaya,” ungkap Aipda Jonni.

Ia juga menambahkan, sebelumnya mereka telah lebih dulu membantu anak yatim piatu lainnya, Shifa, yang juga berprofesi sebagai pemulung di Pidie Jaya.

“Keduanya anak yang cerdas dan berprestasi, hanya saja kurang mendapat perhatian. Saya berharap mereka bisa menjadi penerus yang terbaik untuk Pidie Jaya di masa depan,” ujarnya.

Aipda Jonni turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan sosial ini, khususnya Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., dan Wakapolres Kompol Iswahyudi.

Berita Terkait

Wartawan TVRI Sulsel Laporkan Dugaan Pengancaman di Makassar
Kapolsek Binamu Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Awasi Anak Dari Pengaruh Pergaulan Negatif.
🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR  
🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR
Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Satu Orang Ditetapkan Tersangka
Situasi Kondusif di Tengah Ribuan Massa Pesilat, Ini Langkah Polres Kediri Kota
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Surabaya
Polres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Diamankan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Wartawan TVRI Sulsel Laporkan Dugaan Pengancaman di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 11:31 WIB

Kapolsek Binamu Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Awasi Anak Dari Pengaruh Pergaulan Negatif.

Jumat, 17 April 2026 - 17:31 WIB

🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR  

Jumat, 17 April 2026 - 17:05 WIB

🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Uncategorized

Wartawan TVRI Sulsel Laporkan Dugaan Pengancaman di Makassar

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:28 WIB