PIDIE JAYA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Pidie Jaya menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret untuk mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah tekanan inflasi.
Kegiatan ini digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025, dan dipusatkan di halaman Kantor Camat Jangka Buya, Gampong Cot, Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya. Dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., GPM menjadi sarana strategis dalam mendistribusikan pangan menjelang momen nasional yang penting.
Sebanyak 4 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disediakan untuk masyarakat. Beras dijual dalam kemasan 5 kilogram seharga Rp62.500 per sak, dengan pembelian dibatasi maksimal dua sak (10 kilogram) per warga. Pembeli diwajibkan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga saat transaksi.
Kapolres menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran negara dalam menjamin keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
“Melalui GPM ini, kita ingin memberikan akses pangan murah dan berkualitas langsung kepada masyarakat, khususnya menjelang HUT RI. Ini adalah bentuk nyata tanggung jawab bersama dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar AKBP Ahmad Faisal.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain: Ketua Perum Bulog Cabang Sigli Ahmad Fadli, Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya Iptu Fauzi Atmaja, S.H., Kasat Intelkam Iptu Rusdiono, S.Sos., M.Si., Camat Jangka Buya Nasruddin, Kapolsek Jangka Buya Ipda Mustafa, Danramil Jangka Buya Letda Munawir, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya Muhammad Nur, S.P., M.Si.
Warga Jangka Buya menyambut baik kegiatan ini. Selain menghadirkan harga bahan pokok yang terjangkau, GPM juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat dengan aparat keamanan dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal.









