Menjelang 17 Agustus, Warga Jangka Buya Nikmati Beras Murah dari Polres Pidie Jaya

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Pidie Jaya menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret untuk mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah tekanan inflasi.

Kegiatan ini digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025, dan dipusatkan di halaman Kantor Camat Jangka Buya, Gampong Cot, Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya. Dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., GPM menjadi sarana strategis dalam mendistribusikan pangan menjelang momen nasional yang penting.

Sebanyak 4 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disediakan untuk masyarakat. Beras dijual dalam kemasan 5 kilogram seharga Rp62.500 per sak, dengan pembelian dibatasi maksimal dua sak (10 kilogram) per warga. Pembeli diwajibkan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga saat transaksi.

Kapolres menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran negara dalam menjamin keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.

“Melalui GPM ini, kita ingin memberikan akses pangan murah dan berkualitas langsung kepada masyarakat, khususnya menjelang HUT RI. Ini adalah bentuk nyata tanggung jawab bersama dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar AKBP Ahmad Faisal.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain: Ketua Perum Bulog Cabang Sigli Ahmad Fadli, Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya Iptu Fauzi Atmaja, S.H., Kasat Intelkam Iptu Rusdiono, S.Sos., M.Si., Camat Jangka Buya Nasruddin, Kapolsek Jangka Buya Ipda Mustafa, Danramil Jangka Buya Letda Munawir, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya Muhammad Nur, S.P., M.Si.

Warga Jangka Buya menyambut baik kegiatan ini. Selain menghadirkan harga bahan pokok yang terjangkau, GPM juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat dengan aparat keamanan dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Berita Terkait

Wartawan TVRI Sulsel Laporkan Dugaan Pengancaman di Makassar
Kapolsek Binamu Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Awasi Anak Dari Pengaruh Pergaulan Negatif.
🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR  
🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR
Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Satu Orang Ditetapkan Tersangka
Situasi Kondusif di Tengah Ribuan Massa Pesilat, Ini Langkah Polres Kediri Kota
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Surabaya
Polres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Diamankan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Wartawan TVRI Sulsel Laporkan Dugaan Pengancaman di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 11:31 WIB

Kapolsek Binamu Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Awasi Anak Dari Pengaruh Pergaulan Negatif.

Jumat, 17 April 2026 - 17:31 WIB

🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR  

Jumat, 17 April 2026 - 17:05 WIB

🔥 SOROTAN TAJAM: “SINETRON BERDARAH” DI PINRANG! MAFIA TANAH & MAFIA HUKUM MERAMPOK HAQ WARGA DENGAN SKENARIO TERSTRUKTUR

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Uncategorized

Wartawan TVRI Sulsel Laporkan Dugaan Pengancaman di Makassar

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:28 WIB