Pelaksanaan Proyek Huntara di Seuneubok Saboh Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Lantai rumah tidak rata dan sebagian terlihat miring. Padahal pengerjaannya hampir selesai, tetapi belum ada perbaikan” (Zulkifli)

Tabloidputrapos.com | Aceh Timur  – Pelaksanaan proyek pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mendapat sorotan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian dengan spesifikasi pekerjaan.

Temuan tersebut disampaikan oleh tim Aliansi Pers Kawal Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabanjir Aceh berdasarkan hasil pemantauan lapangan.

Dalam pantauan tersebut, sejumlah unit huntara ditemukan memiliki kondisi lantai retak, tidak rata, dan miring. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait aspek kenyamanan dan keselamatan bagi warga calon penerima bantuan.

Pemerintah sebelumnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 juta untuk setiap unit huntara. Program hunian  ini dirancang agar korban bencana dapat kembali menempati lokasi asal tanpa harus direlokasi. Namun, hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian unit diduga belum dibangun sesuai standar teknis yang ditetapkan.

Tim Aliansi Pers menilai dugaan ketidaksesuaian tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut penggunaan anggaran publik dan hak korban bencana untuk memperoleh hunian yang layak.

Mereka juga mempertanyakan mekanisme pengawasan selama proses pembangunan berlangsung.

Salah seorang calon penerima bantuan, Zulkifli, mengaku kecewa dengan kondisi bangunan yang akan diterimanya.

“Lantai rumah tidak rata dan sebagian terlihat miring. Padahal pengerjaannya hampir selesai, tetapi belum ada perbaikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana proyek, CV Putra Mandiri Perkasa (PMP), melalui Samsudin, menyatakan siap menindaklanjuti laporan dari warga. Ia mengatakan bahwa apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai, pihak penerima dapat melaporkannya untuk dilakukan perbaikan.

Sementara itu, Kepala Desa Seuneubok Saboh, Muktar, membenarkan adanya laporan dari sejumlah warga terkait kondisi bangunan huntara. Namun, ia menyebutkan bahwa laporan tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Laporan memang masuk ke saya, tetapi belum dapat dipastikan kebenarannya. Harapan saya, pembangunan huntara di desa ini dikerjakan sesuai spesifikasi program pemerintah untuk korban rumah rusak berat,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi teknis terkait di Kabupaten Aceh Timur mengenai hasil pengawasan maupun langkah tindak lanjut atas temuan tersebut.

Penulis : Panjaitan

Editor : Panjaitan

Sumber Berita: Rilis media center aliansi pers kawal rehab rekon pascabencana aceh

Berita Terkait

Kapolrestabes dan Kapolsek Medan tungtungan tidak berkutik dibuat bandar judi mesin tembak ikan ikan Munek merek AW.kapolda Sumut diminta ambil tindakan tegas
Komitmen Pelayanan Publik, Satpas Polres Kediri Kota Berikan Layanan SIM Cepat, Transparan dan Humanis Tanpa Pungli
Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
Polrestabes Surabaya Amankan 4 Pelaku Vandalisme, Terapkan Sanksi Sosial di Liponsos
Ditpolair Korpolairud Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Tersangka Diamankan
STIK Lemdiklat Polri Gelar Seminar UNIPOL, Dorong Transformasi Pendidikan Kepolisian di Era Digital
Dari Pelayanan hingga Peran Bhabinkamtibmas, Ini Pesan Kapolres Kediri di Polsek Papar
Kunker di Polsek Plemahan, Kapolres Kediri Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:31 WIB

Kapolrestabes dan Kapolsek Medan tungtungan tidak berkutik dibuat bandar judi mesin tembak ikan ikan Munek merek AW.kapolda Sumut diminta ambil tindakan tegas

Rabu, 15 April 2026 - 09:11 WIB

Komitmen Pelayanan Publik, Satpas Polres Kediri Kota Berikan Layanan SIM Cepat, Transparan dan Humanis Tanpa Pungli

Selasa, 14 April 2026 - 10:46 WIB

Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian

Selasa, 14 April 2026 - 09:20 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan 4 Pelaku Vandalisme, Terapkan Sanksi Sosial di Liponsos

Selasa, 14 April 2026 - 09:19 WIB

Ditpolair Korpolairud Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru